Aksi Pasoepati saat mendukung Persis Solo dalam pertandingan Liga 2 Indonesia. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Persis Solo tak boleh terlalu lama larut dalam euforia pesta gol saat mengandaskan Semen Padang Senin (23/4/2018) lalu. Pasoepati mengingatkan musim masih panjang sehingga tim dituntut mampu mempertahankan stabilitas performa. Apalagi akhir pekan ini Persis sudah ditunggu lawan yang tak kalah kuat yakni PSPS Riau.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, mengapresiasi perkembangan skuat Persis di tangan Jafri Sastra. Menurut Rio, sapaan akrabnya, M. Wahyu dkk. sudah menunjukkan soliditas antarlini yang belum sepenuhnya terlihat di laga pramusim.

“Permainan bagus, pemain kompak. Strategi pelatih juga sangat jeli. Namun jangan sampai kemenangan kemarin membuat pemain jemawa. Masih banyak laga di depan, termasuk laga tandang yang sudah pasti sulit,” ujar Rio saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (24/4/2018).

Rio melihat lini serang menjadi sektor yang banyak mengalami kemajuan. Dia menilai transfer Azka Fauzi dari Bali United benar-benar memberikan darah segar bagi ketajaman Persis. Di laga melawan Semen Padang, Azka mampu mencetak gol pembuka yang melecut semangat rekan-rekannya.

Azka yang berpostur tak terlalu tinggi mampu melompat melebihi bek Semen Padang untuk melakukan sundulan keras ke pojok kiri gawang Kabau Sirah. “Debut langsung mencetak gol jelas istimewa,” ujar Rio.

Selain Azka, performa Dedi Cahyono dan Eli Nasoka patut diacungi jempol. Tusukan kedua pemain ini dari second line berulangkali merepotkan pertahanan lawan. Dedi dan Eli mampu memanfaatkan keunggulan kecepatan dan umpan-umpan terukur untuk menciptakan peluang di mulut gawang. Peran Johan Yoga sebagai target man pun tak bisa dinafikan. Meski tak mencetak gol dan cenderung hanya sebagai pemantul bola, pergerakan Johan mampu menyedot atensi bek lawan sehingga second line bebas menyerang.

Tri Handoko juga kembali menunjukkan ketajamannya. Meski baru masuk di menit ke-87, Tri Handoko sukses mencetak gol spektakuler via tembakan first time. Penampilan Sunarto dan Jalwandi sebagai pengganti juga tak kalah baik. Jalwandi bahkan menyumbang assist cantik untuk gol Tri Handoko.

“Jangan lupa tim masih punya Chandra Waskito yang kemarin tak bermain karena cedera. Jika kedalaman dan performa lini serang stabil seperti kemarin, kami optimistis Liga 1 bukan lagi mimpi,” kata Rio.

Jafri Sastra mengaku sudah mewanti-wanti anak asuhnya agar tak takabur dengan kemenangan di laga perdana. Dia menegaskan perjalanan klub tak hanya ditentukan dari satu laga kemarin. “Masih banyak evaluasi seperti finishing, taktik dan lain sebagainya,” ujar pelatih kelahiran Payakumbuh itu. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten