Manajer Persis Solo Catur Prasetya (istmewa)

Solopos.com, SOLO - Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, memutuskan untuk memboikot laga-laga Laskar Sambernyawa selama semusim. Keputusan ini diambil dalam acara diskusi dan halal bihalal yang diselenggarakan DPP Pasoepati di Grand Sae Hotel, Kamis (20/6/2019) malam WIB.

Setidaknya ada empat poin yang muncul dalam pertemuan tersebut. Salah satu yang paling menggemparkan adalah pemboikotan Pasoepati pada laga Persis Solo sepanjang musim 2019 baik home maupun away, kecuali laga derby Mataram melawan PSIM Jogja. Sikap Pasoepati itu merupakan bentuk ketidakpuasan mereka terhadap manajemen.

Manajer Persis, Catur Prasetya, mengatakan tak ingin berpolemik dengan suporter. Ia mengatakan saat ini dirinya berada di Kota Tenggarong, Kalimantan Timur, mengawal Persis yang akan berlaga di pertandingan pertama Liga 2 melawan Mitra Kukar, Sabtu (22/6/2019).

“Saat ini saya masih konsentrasi untuk dua laga away di Kalimantan. Itu jadi prioritas saat ini,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (21/6/2019).

Catur mengatakan prioritas keduanya adalah mempersiapkan panitia penyelenggara (panpel) baru setelah Ketua Panpel Persis lama, Muh. Badres, mengundurkan diri beberapa hari sebelum launching tim. Ia bertekad membentuk tim panpel yang baik di Madiun.

“Prioritas ketiga saya adalah duduk bersama bersama suporter. Saya ini kan baru ditunjuk langsung mempersiapkan tim dan laga awal Persis. Mari kita berkumpul bersama. Manajemen siap berkomunikasi dengan suporter untuk kemajuan sepak bola Solo dan target Persis ke Liga 1,” paparnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten