Tutup Iklan
Pasien Positif Covid-19 Sukoharjo Didominasi Usia Produktif, Mayoritas Laki-Laki
Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sukoharjo didominasi angkatan kerja usia produktif yakni 20 tahun-50 tahun. Jumlahnya mencapai 68 orang atau 73,1 persen total pasien positif corona di Sukoharjo.

Sementara itu, belum ada penambahan pasien positif corona per 6 Juli yakni 94 orang. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa (7/7/2020), sebagian besar pasien positif telah dinyatakan sembuh setelah dua kali swab test dengan hasil negatif dan tak ada lagi gejala klinis.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan pasien positif corona berdasarkan kelompok umur yakni 25 tahun-59 tahun sebanyak 68 orang atau 73,1 persen.

Ampuh! Jabatan Wakil Rakyat DPRD Solo Dikuasai Lulusan SMAN 5, Siapa Saja?

Selanjutnya, pasien positif Covid-19 kelompok usia anak-anak di Sukoharjo sebanyak dua orang atau 2,6 persen. Sedangkan kelompok lanjut usia atau lansia sebanyak 12 orang atau 12,9 persen.

"Pasien positif corona didomimasi kelompok usia produktif. Mereka tertular setelah melakukan kontak erat dengan pasien positif," kata dia, Selasa.

Sementara pasien positif corona berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibanding wanita. Jumlah pasien positif corona laki-laki sebanyak 58 orang atau 62,4 persen.

Ketahuan Curang, 1 Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer SBMPTN UNS Solo Didiskualifikasi

Sedangkan pasien positif perempuan sebanyak 35 orang atau 37,6 persen. Yunia menyebut jumlah pasien positif Covid-19 di Sukoharjo yang dinyatakan sembuh sebanyak 66 orang dari semua kelompok usia.

Meninggal Dunia 5 Orang

"Pasien positif yang dinyatakan sembuh masih 66 orang. Mereka telah menjalani dua kali swab test dengan hasil negatif," ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo tersebut menyatakan akumulasi jumlah pasien positif corona per 6 Juli sebanyak 94 orang. Tak ada lagi penambahan jumlah pasien positif corona yang meninggal dunia yakni lima orang.

Pencatutan Identitas Untuk Dukungan Paslon, Bawaslu Solo Hanya Bisa Memproses Jika Ada Aduan

Ada 15 pasien positif yang masih dirawat intensif di rumah sakit di Solo. Sementara pasien positif yang menjalani isolasi di rumah sehat Covid-19 dan rumah pribadi masing-masing empat orang.

"Sebenarnya ada satu tambahan pasien positif asal wilayah Bendosari yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di Semarang. Data pasien positif itu dihapus setelah kami berkoordinasi dengan gugus tugas Jawa Tengah," papar dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho