Tutup Iklan

Pasien Positif Covid-19 di Sukoharjo Tembus 100 Orang

Kurva pandemi Covid-19 belum melandai. Masih ada penambahan pasien positif Covid-19 di Sukoharjo walau hanya satu orang-dua orang setiap hari.

 Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jumlah pasien positif Covid-19 atau corona di Sukoharjo menembus 100 orang seiring penambahan dua pasien terkonfirmasi positif.

Dua pasien positif tambahan berjenis kelamin wanita asal Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari dan Kelurahan/Kecamatan Sukoharjo.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu (11/7/2020), pasien positif Covid-19 asal Desa Toriyo ini sehari-hari bekerja sebagai pedagang pasar tradisional di luar Sukoharjo.

Pasien positif itu mengalami demam dan lemas. Saat memeriksakan diri ke rumah sakit langsung menjalani swab test dengan hasil positif.

Pesilat Remaja Gatak Meninggal Bukan Anggota, Ada Berapa Anggota PSHT Sukoharjo?

Sementara pasien positif Covid-19 asal Kelurahan Sukoharjo diduga tertular virus Covid-19 saat menunggu anggota keluarganya di rumah sakit. Saat ini, pasien positif itu menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Gugus tugas masih menelusuri sumber penularan kedua pasien positif itu. Anggota keluarga dan masyarakat yang pernah melakukan kontak erat bakal menjalani rapid test," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Sabtu malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo tersebut menyerukan agar masyarakat tidak melupakan penerapan protokol kesehatan di masa transisi menuju kenormalan baru. Hal ini untuk memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19 di Kabupaten Jamu.

Perketat Perantau

Yunia bakal berkoordinasi dengan gugus tugas di tingkat kecamatan dan desa untuk memperketat pengawasan terhadap perantau yang pulang kampung.

"Kurva pandemi Covid-19 belum melandai. Masih ada penambahan pasien positif Covid-19 walau hanya satu orang-dua orang setiap hari," kata dia.

Dor Dor Dor! Densus 88 Tangkap 1 Terduga Teroris di Cemani Sukoharjo

Sebelumnya diberitakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo menyiapkan delapan rumah sakit atau RS rujukan untuk menangani pasien Covid-19.

Penyiapan RS rujukan untuk mengantisipasi gelombang kedua pandemi Covid-19 di Sukoharjo seiring pembukaan aktivitas ekonomi dan bisnis secara bertahap.

Indonesia masuk kategori bahaya gelombang kedua pandemi Covid-19 setelah pembukaan aktivitas ekonomi di setiap daerah.

Polemik Bantuan Warga Wironanggan Sukoharjo Berakhir Damai, Kades Minta Maaf

Penghentian pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat kegiatan ekonomi dan bisnis kembali berdenyut. Kondisi ini membawa konsekuensi terjadinya lonjakan kasus baru pasien terkonfirmasi positif.

Di Sukoharjo, tingkat risiko persebaran pandemi Covid-19 masuk kategori risiko sedang atau zona oranye. Kurva pandemi Covid-19 di Sukoharjo belum melandai lantaran ada penambahan pasien positif selama sepekan ini.


Berita Terkait

Berita Terkini

Round Up: Misteri Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Pada masa Kerajaan Pajang, lorong bawah tanah di Laweyan, Solo, itu diperkirakan menjadi jalur distribusi candu.

Unik, Buah Belimbing Milik Warga Wonogiri Ini Berwarna Merah

Buah belimbing berwarna merah itu dibagikan oleh akun Instagram @tani_ndezo pada Sabtu (27/11/2021).

Penting Banget, Percepatan Layanan Deteksi HIV pada Ibu Hamil

Penularan HIV bisa terjadi dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Paling Rentan, Ada 2 Pasien Tuberkulosis-HIV di Wonogiri

Pasien TB-HIV bisa ditangani di Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) melalui 13 puskesmas dan empat rumah sakit di Wonogiri.

UMK Naik Tipis, Ibu Buruh Pabrik di Solo Rela Nyambi Bersihkan Makam

Seorang ibu yang juga buruh pabrik di Solo harus memutar otak supaya penghasilan selama sebulan cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari, salah satunya rela membersihkan makan demi dapat penghasilan tambahan.

Belum Vaksinasi, Sejumlah ODHA di Wonogiri Tak Siap Ditanya Petugas

Sejumlah ODHA yang belum divaksinasi disebabkan belum siap menyampaikan riwayat penyakitnya kepada petugas.

Selamatkan Produksi Kakao, Indonesia Perlu Kemitraan & Industri Kreatif

Pola kemitraan dan penumbuhan industri kreatif olahan biji kakao berpotensi menyelamatkan produksi kakao Indonesia.

Kreatif! PKK Klaten Bikin Video untuk Kampanyekan Vaksin

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klaten membuat video kreatif untuk mengedukasi warga terkait pentingnya vaksin.

Seruduk Truk Tronton Parkir di Jalan Solo-Sragen, Bodi Truk Ini Ringsek

Sebuah truk ringsek setelah menyeruduk truk tronton boks yang parkir di jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan Warung You Sri, Dukuh Nguwer RT 017, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen.

Hari Ini Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik Boyolali Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Boyolali hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik di Sragen Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Sragen hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Aplikasi SIRUP Dongkrak Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Sukoharjo

Sebanyak 93 persen paket pengadaan barang dan jasa Pemkab Sukoharjo sudah terlelang berkat aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan atau SIRUP.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.