Pasien Covid-19 Sembuh Sukoharjo Bertambah 3, Semua dari Grogol
Staf medis merawat pasien positif corona di Oglio Po, Cremona, Italia, 19 Maret 2020. (Reuters/Flavio Lo Scalzo)

Solopos.com, SUKOHARJO — Data per Senin (25/5/2020) terdapat penambahan tiga pasien Covid-19 yang sembuh di Sukoharjo. Tambahan tiga orang tersebut semuanya berasal dari Kecamatan Grogol.

Adapun perincian tiga pasien Covid-19 sembuh Sukoharjo adalah, satu dari Desa Telukan dan dua dari Desa Madegondo, Kecamatan Grogol.

Halo Pemudik di Soloraya, Mau Balik ke Jakarta Siap-Siap Ada Penyekatan di 11 Lokasi Ini

Dengan penambahan data tersebut, alhasil total pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Jamu mencapai 27 orang.

Berikut sebaran lengkap pasien sembuh dari Covid-19 di Sukoharjo yang Solopos.com peroleh dari situs resmi Corona.sukoharjokab.go.id pada Selasa (26/5/2020).

Data Terbaru Covid-19 Kota Solo: Positif Tetap 29, PDP Tambah Jadi 192, ODP 583 Orang

1. Kecamatan Grogol 12 Orang
Desa Madegondo 4 orang
Desa Cemani 2 orang
Desa Kwarasan 2 orang
Desa Langenharjo 1 orang
Desa Telukan 2 orang
Desa Banaran 1 orang

2. Kecamatan Mojolaban 5 Orang
Desa Palur 2 orang
Desa Cangkol 2 orang
Desa Triyagan 1 orang

3. Kecamatan Baki 3 orang
Desa Mancasan 1 orang
Desa Purbayan 2 orang

4. Kecamatan Nguter 2 orang
Desa Nguter 1 orang
Desa Baran 1 orang

5. Kecamatan Kartasura 4 orang
Desa Pucangan 1 orang
Desa Ngabeyan 1 orang
Desa Ngadirejo 1 orang
Desa Ngemplak 1 orang

6. Kecamatan Bendosari 1 orang
Desa Jombor 1 orang

Covid-19 Belum Usai, Pegawai Kemenko Perekonomian Diperintahkan Masuk Kantor

Kasus Positif

Sedangkan untuk kasus konfirmasi positif di wilayah ini tak bertambah, tetap 69 orang. Adapun perinciannya, enam rawat inap, 27 sembuh, dan empat meninggal dunia. Kemudian, ada 14 orang menjalani isolasi mandiri serta ada 18 orang dikarantina di Rumah Sehat.

Pemudik di Klaten Tembus 24.748 Orang, Kecamatan Bayat Paling Banyak

Sementara itu, untuk kategori kasus pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19 di Sukoharjo tetap tak mengalami penambahan, yaitu 20 orang. Dengan perincian sebagai berikut, enam isolasi mandiri, sembilan rawat inap, dan lima meninggal dunia.

Dan untuk kategori orang dalam pemantauan atau ODP di wilayah ini juga tidak bertambah, tetap 660. Perinciannya adalah, 84 menjalani isolasi mandiri, delapan rawat inap, 566 selesai dipantau, dan dua meninggal dunia

Tanpa Kehadiran Sanak Saudara, Begini Cara Bupati Klaten Sri Mulyani Rayakan Lebaran


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho