Kategori: Klaten

Pasien Covid-19 Meninggal di Klaten Mencapai 37 Orang


Solopos.com/Ponco Suseno

Solopos.com, KLATEN -- Penambahan kasus Covid-19 di Klaten mencapai 21 orang dalam sehari, Jumat (6/11/2020). Di samping itu terdapat seorang pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia asal Klaten Selatan.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan penambahan pasien Covid-19 meninggal dunia asal Klaten Selatan berinisial MTH, 63 (perempuan). MTH terkonfirmasi Covid-19, 4 November 2020.

"Berbekal penambahan itu, jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Klaten mencapai 37 orang," kata Cahyono Widodo, kepada Solopos.com, Jumat (16/11/2020).

Cahyono Widodo mengatakan penambahan 21 pasien Covid-19 lainnya berasal dari berbagai kecamatan di Klaten. Hal itu, seperti dua orang asal Karangnongko (ODC, 18/laki-laki dan RI, 51/laki-laki); lima orang asal Klaten Utara (SH, 64/perempuan, S, 49/perempuan, AI, 0/perempuan, IM, 39/perempuan, MPP, 24/laki-laki); seorang asal Kalikotes (S, 22/perempuan); seorang asal Polanharjo (VA, 10/laki-laki); seorang asal Karanganom (S, 55/laki-laki).

Ganjar Pastikan Warga Balerante Siap Menghadapi Erupsi Merapi

Berikutnya, empat orang pasien asal Delanggu (S, 59/laki-laki, SP, 50/perempuan, IN, 49/laki-laki, MPP, 24/laki-laki); tiga orang asal Ngawen (UA, 59/perempuan, N, 64/perempuan, Q, 67/laki-laki); seorang asal Wedi (DAS, 28/laki-laki); seorang asal Jogonalan (BPP, 25/laki-laki).

Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 juga berasal dari hasil screening tenaga kesehatan (nakes). Seorang hasil Pelacakan kontak erat di Puskesmas Ceper, yakni pasien SH, 45 (laki-laki) asal Ngawen. Seorang lainnya hasil pelacakan kontak erat nakes di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro (RSST) yang berinisial AW, 25 (perempuan) asal Klaten Utara.

Sebanyak 15 orang yang terpapar virus corona karena kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 di waktu sebelumnya. Sebanyak empat orang terpapar virus corona karena beraktivitas sehari-hari di Klaten. Sedangkan dua pasien lainnya terpapar virus corona saat berada di luar daerah.

"Sebanyak dua orang menjalani perawatan di rumah sakit (RS) serta lainnya menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis," kata Cahyono Widodo.

Nyalakan Korek Usai Pakai Hand Sanitizer, Sopir Taksi Terbakar

Pasien Sembuh

Cahyono Widodo mengatakan di Klaten juga terdapat kabar baik, yakni sebanyak 15 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Yakni dua orang asal Klaten Utara (WTH, 53/laki-laki dan SUY, 65/perempuan). Keduanya terkonfirmasi Covid-19, 23 Oktober 2020 dan 30 Oktober 2020. Seorang asal Klaten Tengah yang terkonfirmasi Covid-19, 30 Oktober 2020 (MFN, 24/laki-laki). Seorang asal Karangdowo yang terkonfirmasi 26 Oktober 2020 (TW, 48/laki-laki). Seorang asal Jatinom yang terkonfirmasi Covid-19, 26 Oktober 2020 (AW, 37/laki-laki).

Berikutnya dua pasien asal Kalikotes yang masing-masing terkonfirmasi Covid-19, 28 Oktober 2020 (AAP, 26/laki-laki dan AAU, 20/laki-laki). Dua orang asal Trucuk yang terkonfirmasi Covid-19, 30 Oktober 2020 (M, 55/laki-laki dan AP, 48/perempuan).

2 Pasien Positif Covid-19 Sragen Meninggal Dunia Dalam Sehari

Kemudian tiga orang asal Bayat yang terkonfirnasi 15 Oktober 2020 dan 18 Oktober 2020 (R, 44/laki-laki, A, 40/perempuan, MLK, 8/perempuan). Dua orang asal Kebonarun yang terkonfirmasi Covid-19, 30 Oktober 2020 (Y, 39/perempuan dan ZKK, 10/perempuan). Seluruh pasien sembuh itu telah menjalani perawatan di rumah sakit (RS) dan isolasi mandiri.

"Jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Klaten mencapai 1.016 orang. Sebanyak 166 orang menjalani perawatan di RS/isolasi mandiri. Sebanyak 813 orang sembuh [37 orang meninggal dunia]," kata Cahyono Widodo.

 

 

Share
Dipublikasikan oleh
Arif Fajar Setiadi