Pasien Covid-19 Kabur dari RS Moewardi: Keluarga Tak Tahu Hasil Swab-nya
Ilustrasi pasien Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Seorang pasien Covid-19 asal Kecamatan Jebres, Solo, kabur saat menjalani perawatan di RS Moewardi Selasa (27/10/2020) pagi. Sampai Rabu (28/10/2020) siang, pasien tersebut belum ditemukan.

Pasien pria berusia 41 tahun itu tidak pulang ke rumah. Belum diketahui pasti ke mana pasien ini pergi. Mengetahui kabar tersebut, Camat Jebres, Sulistiarini, langsung berkoordinasi dengan RT/RW tempat domisili pasien.

Pihak RT/RW pun langsung mengecek ke rumah pasien Covid-19 yang kabur dari RS Moewardi dan hanya menemukan sang istri dan kedua anaknya.

"Mereka kemudian mengecek ke rumah dan hanya mendapati hanya istri dan dua anaknya yang berada di rumah. Pasien ini tidak pulang ke rumah," jelasnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu (28/10/2020).

Pajero Sport Ugal-Ugalan di Jalanan Solo Ternyata Milik Warga Kartasura

Sang istri yang baru kembali dari tempat kerja pun diminta menghubungi suaminya. Sayangnya, si pasien tidak merespons.

"Istrinya yang ternyata baru pulang dari tempat kerja berusaha menghubungi ponselnya, tapi tidak ada respons. Kami minta istrinya juga mengontak keluarga dan kerabat yang mungkin didatangi pasien, untuk segera melapor," sambung Sulis.

Sulis mengatakan keluarga belum mengetahui status pasien yang kabur dari RS Moewardi itu apakah terkonfirmasi positif Covid-19 atau sebaliknya.

Soloraya Masih Zona Oranye Covid-19, Ingat Pandemi Tak Kenal Libur

Berdasarkan cerita sang istri, suaminya mulai merasa tidak enak badan pada Jumat (23/10/2020). Kemudian dia memeriksakan diri ke dokter umum lalu ke salah satu RS swasta baru dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo.

Selama di RS Moewardi, pasien telah diuji swab dua kali namun istrinya tidak mengetahui hasilnya. Petugas puskesmas kemudian melakukan tracing ke keluarga serta meminta istri dan anak pasien tersebut melakukan karantina mandiri.

Pria Sleman Ditemukan Meninggal di Mobil di Tepi Jalan Colomadu Karanganyar

"Saya sampaikan kepada pengurus RT/RW, mereka harus aktif Jogo Tonggo dan kami minta mengawasi keluarga yang karantina dan membantu mencukupi kebutuhan harian keluarga yang dikarantina. Nah, salah satu tetangga pasien ini adalah anggota Satlinmas, dia kami minta memantau dan mengawasi apabila pasien pulang ke rumah," beber Sulis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan keluarga pasien Covid-19 yang kabur itu dijadwalkan uji swab pada Rabu ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom