Ilustrasi ujian tulis berbasis kertas Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (Antara-M. Agung Rajasa)

SOLO — Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) belum menentukan nilai minimal yang harus dimiliki calon mahasiswa agar diterima di sebuah perguruan tinggi meski ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) telah diumumkan.

Hasil UTBK 2019 gelombang I telah diumumkan, Selasa (23/4/2019) lalu. Setelah mendapatkan nilai, para peserta akan mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan memilih kampus serta program studi yang sesuai dengan nilai.

Namun saat ini, peserta belum bisa melihat passing grade atau nilai minimal dari setiap PTN. Menurut Ketua LTMPT Budi Prasetyo, passing grade belum bisa ditentukan karena UTBK baru dilaksanakan kali pertama.

“Misalnya mau masuk Kedokteran UI [Universitas Indonesia], berapa nilainya, passing grade-nya berapa, belum ada. Ini kan tes UTBK baru kali pertama. Belum ada datanya," ujar Budi ketika dihubungi Solopos.com melalui sambungan telepon, Rabu (24/4/2019).

UTBK diadakan untuk mengetahui kemampuan peserta yang direpresentasikan dari perolehan nilai ujian sebelum mendaftarkan diri di SBMPTN.

“Misalnya peserta itu mengambil [kelompok ujian] Saintek dan mendapat nilai 601, kan ada range nilai dari 601-700, dia berada di posisi mana. Nilai Tes Potensi Skolastik [TPS] minimum 171 dan maksimal 800. Sedangkan nilai Tes Kompetensi Akademik [TPA] meliputi beberapa mata pelajaran [mapel], antara lain matematika saintek, fisika, kimia, dan biologi. Minimum nilainya adalah 134 dan maksimal 969. Untuk mengetahui nilai terendah atau tertingi dan berapa jumlah peserta yang mendapatkannya dalam kelompok ujian tertentu, silakan cek web ltmpt.ac.id dan perhatikan tabel II tentang Rekapitulasi Penyebaran Jumlah Peserta menurut range nilai UTBK. Namun, jika para peserta ingin mengetahui nilai per individu, silakan login dengan username dan password yang dipakai saat pendaftaran ke laman pengumuman-utbk.ltmpt.ac.id. Bagi peserta yang tidak memenuhi persyaratan ketika pelaksanaan UTBK, hasil tidak akan dikeluarkan,” ujar dia.

Hal senada disampaikan Ketua LTMPT, Ravik Karsidi. Dia menjelaskan nilai dari berbagai kelompok ujian saat ini menjadi pegangan para peserta untuk mengetahui posisi mereka secara nasional. Nilai tersebut akan diseleksi kembali setelah mendaftar di SBMPTN.

Setelah peserta menentukan universitas dan program studi pilihannya, seleksi akan disesuaikan dengan perolehan nilai UTBK tersebut. “Dari sejumlah sekian orang yang memilih di program studi yang sama, itu akan diadu. Di antara mereka dipilih yang terbaik serta berdasarkan daya tampungnya,” ujar dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten