PASAR TRADISIONAL SOLO : Pedagang Ikan Hias Pasar Depok Rindukan Omzet Pasar Gede
Busri, 70, di kios Pasar Ikan Hias Depok, Sabtu (9/8/2014) (A. Nindya Paramita/JIBI/Solopos.com)

Solopos.com, SOLO – Sejumlah pedagang ikan hias yang sebelumnya berjualan di Pasar Ikan di kawasan Pasar Gede merasa sepi pengunjung setelah direlokasi Pemerintah Kota Solo ke Pasar Ikan Hias Depok. Sejak dipindahkan pada awal tahun 2014 lalu, mereka mengaku belum bisa meraup omzet layaknya saat berjualan di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah.

Karno, 35, salah seorang pedagang Pasar Ikan Hias Depok yang merupakan pedagang pindahan dari Pasar Gede memaparkan kedatangan pengunjung ke tempat ia berjualan saat ini belum bisa menyamai tatkala berjualan di Pasar Gede. Hal serupa juga dirasakan oleh Busri, 70, pedagang pindahan lainnya. Menurut karno dan Busri yang ditemui Solopos.com, Sabtu (9/8/2014), konsumen mereka menyusut semenjak pindah.

Busri yang sudah berjualan ikan hias selama 35 tahun itu juga mengungkapkan kios yang ia huni saat ini lebih sempit dengan pasokan air yang lebih sedikit. Tidak semua dagangannya di masa lalu muat ditata di kiosnya. Alhasil, ia harus mengurangi komoditas dagangan ikan hiasnya, mengingat tempat yang terbatas.

Kurangnya pasok air bagi para pedagang ikan hias itu juga disesalkan oleh para pedagang ikan hias di pasar itu. Seorang pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan masih butuh tandon air yang lebih besar dengan pasokan air yang lebih banyak. Diingatkannya, air menjadi kebutuhan penting untuk berjualan ikan hias.

Namun, keluhan serupa tak disampaikan Yonas, 32. Ia menganggap sepinya pengunjung sebagaimana dikeluhkan pedagang lain merupakan hal yang wajar. “Saya sudah maklum, kalau di tempat baru ya tentu ada risikonya, mulai dari sepinya pengunjung sampai omzet yang masih sedikit, tapi peminat ikan hias tentu masih ada,” ujarnya.

Relokasi dari Pasar Gede itu ditanggapi baik oleh Yonas. Menurutnya, setelah peresmian Taman Pasar Burung dan Ikan Hias Depok dan dikenal sebagai pasar wisata ia berpikir akan ada banyak pengunjung yang datang. Tidak hanya pengunjung lokal wilayah Soloraya melainkan juga pengunjung dari seluruh penjuru daerah.

Sejauh ini ia juga mendapatkan tambahan pelanggan dari luar kota, terlebih bisnis ikan koi yang sudah sejak lama ia tekuni.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom