Pasar Sentiling Kota Lama saat Pandemi, Protokol Kesehatan Dijaga Ketat

Pasar Sentiling dalam rangka Festival Kota Lama di Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jateng akhirnya digelar dengan protokol kesehatan Covid-19.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi acara Pasar Sentiling Festival Kota Lama tahun lalu. (Semarangpos.com-Media Relation Festival Kota Lama)

Solopos.com, SEMARANG Setelah sempat tertunda selama sebulan, Pasar Sentiling di Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, akhirnya diizinkan untuk digelar secara tatap muka. Karena digelar saat pagebluk Covid-19, protokol kesehatan selama Pasar Sentiling dalam Festival Kota Lama itu dijaga ketat.

Event yang menjadi rangkaian acara Festival Kota Lama itu digelar di dua gedung bersejarah, Gedung Soesmans dan Gedung Koperasi Batik Indonesia (GKBI), Jumat-Minggu (23/10-1/11/2020).

Koordinator Acara Pasar Sentiling, Katarina Keket, mengatakan meski diizinkan digelar, Pasar Sentiling wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. “Protokol kesehatan kita terapkan ke pengunjung bukan hanya lewat 3 M [memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak]. Tapi, pengunjung juga akan kita batasi maksimal 50 orang,” ujar Katarina saat jumpa pers di GKBI, Kamis (22/10/2020).

Doraemon: Stand By Me 2 Tayang 2 November 2020

Katarina menambahkan dengan adanya pembatasan pengunjung itu, pihaknya pun menerapkan sistem sif guna menerima pengunjung. Sistem sif diterapkan mulai pukul 11.00 WIB-21.00 WIB saat akhir pekan, dan pukul 15.00 WIB-21.00 WIB saat week day. Setiap sif dibatasi maksimal 1 jam.

“Jadi, nanti seumpama dalam satu sif pengunjungnya sudah 50 orang, kita langsung tutup. Baru di sif berikutnya kita buka lagi. Pengunjung juga akan kita cek suhu tubuh dan wajib pakai masker,” imbuhnya.

Festival Kota Lama

Katarina mengatakan Pasar Sentiling merupakan rangkaian acara Festival Kota Lama yang digelar setiap tahun sejak 2012. Acara ini seharusnya digelar pada bulan September lalu. Namun, karena saat itu kasus Covid-19 di Kota Semarang masih melonjak, acara Pasar Sentiling akhirnya ditunda.

Sebagai gantinya, pihak penyelenggara hanya menggelar acara pembukaan Festival Kota Lama secara virtual pada September lalu.

Ini 7 Ikan Pembawa Keberuntungan Menurut Fengsui

Pasar Sentiling akan menampilkan aneka kuliner khas Kota Semarang dan Jawa Tengah (Jateng). Total ada 31 stan kuliner yang tampil di event bertajuk “Kuno, Kini, dan Nanti” itu. “Stan kuliner yang tampil berasal dari para pelaku UMKM. Selain untuk mengairahkan pelaku UMKM, acara ini juga wujud konsistensi bahwa Pasar Sentiling meski pandemi,” jelasnya.

Nah, penasaran ingin menyambangi Pasar Sentiling? Bagi pengunjung yang ingin masuk ke area Pasar Sentiling harus terlebih dulu melakukan registrasi di situs web www.festivalkotalama.com. Setelah registrasi, pengunjung bisa membeli voucer senilai Rp85.000 atau Rp100.000.

“Voucer itu sebagai tiket masuk dan juga berbelanja. Kami memang tidak menerapkan transaksi tunai di event ini. Semuanya secara digital,” kata Katarina.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

ICRC Bantu Jateng Atasi Covid-19, Ponpes Kebagian...

Solopos.com, SEMARANG – International Committee of the Red Cross atau Komite Internasional Palang Merah memberikan bantuan ke Provinsi Jawa...

Gubernur Jateng Sambut Positif Pemangkasan Libur Akhir Tahun

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bereaksi positif keputusan pemerintah yang memangkas atau mengurangi libur dan cuti...

Dituduh Langgar Kapasitas, Wisata Objek Dusun Semilir Ditutup

Solopos.com, UNGARAN — Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, Minggu (29/11/2020), menutup objek wisata Dusun Semilir di Kecamatan Bawen,...

Ini Kiat Disdikbud Jateng Hadapi Covid-19...

Solopos.com, BOYOLALI — Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Padmaningrum, meminta para guru dan...

Bioskop di Semarang Kembali Dibuka, Begini Ketentuan Menonton...

Solopos.com, SEMARANG — Beberapa gedung bioskop di Kota Semarang, ibu kota Jawa Tengah, mulai Sabtu (21/11/2020), kembali dibuka setelah...

Distribusi Vaksin di Jateng Mulai Desember, Bukan Berdasar Jumlah Kasus Covid-19

Solopos.com, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 pada Desember 2020. Distribusi vaksin...

IDI Sebut Warga Kota Semarang Sulit Mematuhi Jaga Jarak

Solopos.com, SEMARANG – Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Kota Semarang menilai tingkat kepatuhan masyarakat Kota Semarang dalam menerapkan protokol...

Gubernur Jateng Tuntut Agresivitas 7 Daerah Kendalikan Covid-19, Mengapa?

Solopos.com, SEMARANG — Tujuh zona merah baru di Jawa Tengah tercatat di data pusat per 8 November 2020. Untuk...

Langgar Prokes, 50 Warga Semarang Ogah Jalani Rapid Test

Solopos.com, SEMARANG -- Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Semarang kembali menggelar operasi penegakan protokol kesehatan atau...

Pemohon SIM di Satltantas Grobogan “Dijemur”, Ternyata Ini Tujuannya

Solopos.com, PURWODADI -- Puluhan orang pemohon Surat Izin Mengemudi atau SIM di Satlantas Polres Grobogan diminta keluar ruangan. Mereka...