Pasar Rakyat & Usaha Kecil Boleh Buka saat Perpanjangan PPKM Level 4

Pemerintah memperpanjang PPKM Level 4, namun pasar rakyat dan sejumlah usaha kecil dapat kembali dibuka dengan aturan khusus.

 Petugas berjaga saat penutupan pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo tutup mengikuti Gerakan di Rumah Saja pada Sabtu dan Minggu.(Istimewa/Disdagkop dan UKM Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Petugas berjaga saat penutupan pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo tutup mengikuti Gerakan di Rumah Saja pada Sabtu dan Minggu.(Istimewa/Disdagkop dan UKM Sukoharjo)

Solopos.com, JAKARTA — Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 hingga 2 Agustus 2021. Pasar rakyat dan sejumlah usaha kecil di wilayah PPKM Level 4 itu dapat kembali dibuka dengan aturan khusus.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa sejumlah tahapan PPKM Level 4 kali ini dilakukan dengan ekstra hati-hati. Dia menjelaskan sejumlah pembatasan mulai dilonggarkan untuk pelaku ekonomi kecil.

Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari dapat dibuka dengan kapasitas maksimum 50% sampai pukul 15.00.

Baca Juga: Asteroid Raksasa Seukuran Stadion Hampiri Bumi

“Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau otlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00,” katanya melalui siaran video, Minggu (25/7/2021).

Lebih lanjut pengaturan teknis pasar rakyat dan usaha kecil, kata Presiden, akan diatur oleh pemerintah daerah di wilayah PPKM Level 4. Sementara itu, warung makan termasuk pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya dapat dijalankan dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 20.00 waktu setempat.

“Maksimum waktu makan untuk seiap pengunjung 20 menit. Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh menko dan menteri terkait,” terangnya.

Tren Perbaikan

Sementara itu, Jokowi menuturkan bahwa selama 23 hari melaksanakan PPKM baik darurat maupun level 4, pemerintah telah melihat adanya tren perbaikan dalam pengendalian pada laju Covid-19. Laju kasus harian, tingkat keterisian rumah sakit hingga kasus positif menunjukan tren penurunan seperti yang terjadi di sejumlah provinsi di Jawa.

Kendati demikian, dia meminta masyarakat tetap harus berhati-hati dalam menyikapi virus corona varian delta akibat penularan yang cukup cepat. Pertimbangan aspek kesehatan juga dihitung secara cermat bersamaan dengan aspek ekonomi.

Jokowi menyebutkan bahwa pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat juga menjadi prioritas pemerintah.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Berita Terkini

Anak di Bawah 12 Tahun Ngemol, Pengelola Targetkan Kunjungan Naik 10%

Kebijakan ini baru akan diuji coba di Jakarta, Bandung, Semarang, DIY, dan Surabaya.

Irjen Napoleon Perintahkan "Pak RT Penjara" Mengganti Gembok

Penganiayaan yang dilakukan Napoleon terhadap Muhammad Kece ini terjadi di Rutan Bareskrim Polri.

Duh, Ada Bupati Pecat Sekda karena Akan Jadi Rival di Pilkada

Bupati Sula mencopot Sekda tanpa izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Ibu Mertua Mantan Presiden SBY Berpulang di Usia 91 Tahun

Kendati begitu tidak disebutkan secara detail sakit yang diderita almarhumah.

Menggali Nilai-Nilai Pancasila dan Kebajikan Hidup dari Kota Lama Semarang

Direktorat Informasi dan Kominikasi Publik menggelar dialog interaktif menggali nilai-nilai Pancasila dan pelestarian dari Kota Lama Semarang.

Pameran UVO 2021, Perajin : Lebih Praktis, Bisa Promosi dari Rumah

Para perajin usaha kecil menengah (UKM), merasa terbantu dengan gelaran UKM Virtual Expo (UVO) II 2021 yang diselenggarakan Pemprov Jateng.

Puan Maharani Terima Beasiswa PIP, Begini Kisahnya...

Rano Karno mengaku terkejut ketika ada pelajar bernama Puan Maharani dan masuk dalam program PIP.

Alhamdulillah...Tak Ada Lagi PPKM Level 4 di Jawa dan Bali

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan akan dilakukan uji coba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan bagi anak usia di bawah 12 tahun.

Dipuji Bank Dunia, Airlangga: Vaksinasi dan Taat Prokes Cara Menangani Pandemi

Menurut Airlangga, pemerintah juga menekankan agar vaksinasi Covid-19 dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Manfaatkan Posisi Jenderal, Napoleon Bonaparte Diduga Bisa Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim

Napoleon Bonaparte diduga kuat bisa menganiaya Muhammad Kece di balik jeruji besi karena merasa seorang atasan.

3 Petugas Jadi Tersangka Kebakaran LP Tangerang

Tiga tersangka tersebut merupakan pegawai LP Kelas I Tangerang berinisial RE, S, dan Y.

Jokowi Bubarkan 3 BUMN, Namanya Mungkin Anda Baru Dengar

Presiden Jokowi membubarkan tiga BUMN dan menggabungkannya dengan perusahaan pelat merah lain untuk efisiensi.

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Sebelum pandemi stok darah yang dimiliki PMI cukup untuk kebutuhan empat hari, pada masa pandemi berkurang menjadi hanya dua hari. Selain khawatir tertular Covid-19, masyarakat pun sulit mengakses fasilitas donor darah akibat pembatasan mobilitas.

Menpan RB Pastikan Tak Ada Perekrutan CPNS Tahun Depan, Hanya PPPK

Menpan RB, Tjahjo Kumolo, menyebutkan perekrutan CASN tahun depan hanya untuk PPPK tak ada CPNS.

Irjen Napoleon Berdalih Agama untuk Aniaya Muhammad Kece, Polisi: Caper!

Bareskrim Polri menilai yang dilakukan Irjen Napoleon menyebarkan surat terbuka yang menyebut aksinya menganiaya Muhammad Kece berdalih agama sekadar cari perhatian alias caper.

Terbukti Menyelundupkan Harley Davidson, Ari Ashkara Akhirnya Tak Dipenjara, Lho?

JPU mencabut banding atas vonis PN Tangerang terhadap mantan Dirut Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, yang membuatnya tak dipenjara.