Pasar Otomotif Lesu, Penjualan Mobil Daihatsu Naik Gara-Gara Sigra
Daihatsu Sigra. (Detik.com)

Solopos.com, SOLO — Pasar otomotif Tanah Air dianggap cukup lesu pada 2019 ini. Sampai-sampai, merek mobil asal Amerika Serikat (AS), Chevrolet, hengkang dari Indonesia.

Meski pasar otiomotif Indonesia dianggap lesu, Dauhatsu mengklaim penjualan mobilnya di Tanah Air mengalami kenaikan. Daihatsu mengklaim peningkatan penjualan retail sebesar 4,1%, terhitung dari Januari 2019 hingga November 2019.

Dilaporkan Detik.com, penjualan mobil Daihatsu mencapai 159.431 unit dan whole sales mencapai 166.429 unit.

"Kami bersyukur, penjualan Daihatsu tetap menunjukkan tren positif. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang baik dari masyarakat. Semoga capaian dan kepercayaan yang baik ini bisa dapat terus terjaga dan terus memotivasi kami menjadi lebih baik," ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, Senin (16/12/2019).

Pada November 2019 penjualan ritel mobil Daihatsu tercatat sebanyak 16.214 unit dengan capaian market share sebesar 17,5%, serta whole sales sebesar 15.911 unit atau 17,5%.

Jika dibandingkan dengan penjualan Oktober, peningkatan penjualan pada retail sales mencapai 4,1% menjadi 16.214 unit. Pada sisi ritel, penjualan Daihatsu di November, dari total 16.214 unit, Sigra masih mendominasi secara volume dengan pencapaian 4.144 unit atau berkontribusi sebesar 25,6%.

Tak mau ketinggalan, Gran Max PU juga menyusul dengan hasil 3.762 unit atau 23,2%, dan Terios 2.524 unit atau 15,6%. Untuk Ayla, Xenia, dan Gran Max MB berada di angka 1.300 hingga 2.100 unit atau 8-13%. Model Daihatsu yang mengalami peningkatan permintaan adalah Terios, sebanyak 449 unit, Gran Max PU 426 unit, dan Ayla 249 unit.

Sumber: Detik.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom