Tutup Iklan

Pasar Janglot Tangen Sragen Terbakar, Puluhan Los Ludes

Kebakaran hebat terjadi di Pasar Janglot, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, pada Sabtu (25/9/2021) pukul 23.20 WIB.

 Para warga dan pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka supaya tidak ikut terbakar di Pasar Janglot, Katelan, Tangen, Sragen, Sabtu (25/9/2021) malam.(Istimewa/Sri Wahono)

SOLOPOS.COM - Para warga dan pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka supaya tidak ikut terbakar di Pasar Janglot, Katelan, Tangen, Sragen, Sabtu (25/9/2021) malam.(Istimewa/Sri Wahono)

Solopos.com, SRAGEN — Kebakaran hebat terjadi di Pasar Janglot, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, pada Sabtu (25/9/2021) pukul 23.20 WIB.

Kebakaran yang melalap puluhan los di pasar tersebut berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran dengan membawa dua unit mobil pemadam pada Minggu (26/9/2021) pukul 01.16 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut dan penyebabnya diduga karena korsleting.

Seorang warga Katelan, Tangen, Sri Wahono, saat dihubungi Solopos.com, Minggu pagi, menyampaikan peristiwa itu berawal saat hujan deras melanda wilayah Tangen pada pukul 19.30 WIB.

Dia menyampaikan hujan deras itu disertai dengan listrik padam yang cukup lama. Dia menerangkan listrik baru menyala sekitar pukul 23.20 WIB.

Baca Juga: Emperan Rumah Warga Sragen Ini Ternyata Kuburan Massal 11 Terduga PKI, Ada yang Dikubur Hidup-Hidup!

“Nah, saat listrik sudah menyala itu ada warga yang lewat di depan Pasar Janglot Tangen itu. Warga itu melihat ada kepulan asap dari salah satu los. Setelah dilihat ternyata asap itu disertai dengan munculnya api yang menyala. Seketika warga yang bernama Sunardi itu langsung berteriak meminta tolong. Warga berdatangan untuk memadamkan api semampunya. Ada warga lain yang langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Sri Wahono yang saat kejadian berada di lokasi kebakaran.

Wahono, sapaannya, menyampaikan para pedagang ikut berdagangan dan berusaha menyelamatkan barang-barang mereka. Api semakin membesar. Dia mengatakan sekitar 30 menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran datang dan langsung berupaya memadamkan api.

“Api bisa dikendalikan pada pukul 00.37 WIB dan api padam total pada pukul 01.16 WIB. Kerugian belum diketahui. Yang terbakar puluhan los. Mungkin kerugiannya bisa sampai ratusan juta rupiah,” ujar Wahono.

Baca Juga: Garap Lamborghini KW Sejak 2018, Supriyanto Habiskan Rp75 Juta

Dia mengatakan penyebab kebakaran diduga karena korsleting. Setelah api padam, ujar dia, sejumlah pedagang berusaha membawa dagangan yang masih bisa diselamatkan. Dari sekian los itu yang paling parah, kata dia, los milik Rini yang merupakan pedagang kelontong.

“Lokasi los yang terbakar itu di sebelah utara sisi barat, dekat sub terminal,” ujarnya.

Seorang warga Katelan lainnya, Widowati, menyampaikan kebakaran di Pasar Janglot itu kemungkinan karena korsleting karena pasar itu terbakar setelah listrik menyala karena sebelumnya listrik padam sejak pukul 20.00 WIB. Dia membenarkan bila listrik menyala di atas pukul 23.00 WIB.

“Setelah listrik menyala itu tahu-tahu ada api membesar dan membakar los pasar. Saya mendapat info itu dari grup warga Katelan,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sebelum Meninggal, Satpam Gudang Rokok di Solo Sempat Minta Tolong

Korban kasus perampokan dan pembunuhan di gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, bernama Suripto, sempat merintih meminta tolong kepada tersangka, RS alias S, 21, saat kejadian, Senin (15/11/2021) dini hari.

Sadis, Perampok & Pembunuh Satpam Gudang Rokok di Solo Jalani 69 Adegan

Terdapat 69 adegan rekonstruksi kasus dugaan perampokan dan pembunuhan satpam gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo.

Gibran Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Belajar di Solo

Selain menjamin Kota Solo aman ditinggali mahasiswa asal Papua, Gibran Rakabuming Raka juga menyebut Kota Bengawan layak dijadikan tujuan belajar mengingat biaya hidup yang murah dan lokasinya yang strategis.

Pilih Aneka Ayam Panggang Hanya di I Am In Love

Menu I Am In Love ini dikemas dalam aneka menu nasi boks yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Tolak Hadiah Sepeda Bupati Sragen, Siswa SD Justru Minta Bus Remote

Seorang siswa SD menolak hadiah sepeda yang ditawarkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dan memilih hadiah bus remote dengan spesifikasi khusus.

Catat! Pemadaman & Pemeliharaan Listrik di Sragen Hari ini (30/11/2021)

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Sragen hari Selasa, 30 November 2021 yang berlangsung tiga jam.

Round Up: Guru SMP di Wonogiri Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Seorang guru dari salah satu SMP negeri di Wonogiri meninggal dunia terpapar Covid-19, Sabtu (27/11/2021).

Ada Pemadaman & Pemeliharaan Listrik di Sukoharjo Hari Ini (30/11/2021)

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Sukoharjo hari Selasa, 30 November 2021 yang berlangsung tiga jam.

Densu hingga Endah Laras Terpantau Syuting Film di Pasar Gede Solo

Denny Sumargo (Densu) dan Endah Laras terpantau mengikuti proses syuting salah satu film di Pasar Gede Solo pada, Minggu (28/11/2021) malam.

Jadwal Pemadaman & Pemeliharaan Listrik di Klaten Hari Ini (30/11/2021)

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Klaten hari Selasa, 30 November 2021 yang berlangsung lima jam.

Buka Lagi, Kolam Keceh Bulusulur Wonogiri Dilengkapi Terapi Ikan

Kolam Keceh dilengkapi beberapa fasilitas baru seperti terapi ikan, kuliner malam, dan permainan anak.

Sekolah di Solo Diminta Kreatif Rancang Pembelajaran Campuran

Sejumlah sekolah telah berinovasi dengan penggunaan beragam aplikasi, meski ada pula yang masih beradaptasi dengan teknologi informasi.

Pemilihan Putra Putri Batik Solo Akhir Pekan Ini Panaskan SBF 2021

Ajang pemilihan Putra Putri Batik 2021, akhir pekan ini, akan memanaskan agenda Solo Batik Fashion (SBF) 2021 yang akan dibuka pada Senin (6/12/2021).

Tim Gabungan Solo Perketat Pemantauan Tempat Wisata saat PPKM Nataru

Pengetatan pemantauan tempat wistaa agar ke depan tidak muncul lonjakan kasus corona maupun klaster baru persebaran Covid-19.

Disdik Solo Matangkan Rencana PTM di Ruang Terbuka

PTM di ruang terbuka dinilai dapat mengurangi potensi penularan Covid-19 di lingkungan.

Boyolali Bangun Wisata Religi, Ada Replika Ka'bah hingga Padang Arafah

Keberadaan replika ka’bah dan miniatur objek-objek kawasan Timur Tengah akan menambahi koleksi miniatur lain seperti Patung Liberty, Menara Pizza, dan Menara Eiffel.