Pasar Barong Diusulkan Jadi Sentra Oleh-Oleh Wisata Gunung Kemukus

Camat Sumberlawang mengusulkan Pasar Barong yang berada di depan gerbang masuk Gunung Kemukus menjadi pusat oleh-oleh objek wisata keluarga tersebut.

 Camat Sumberlawang, Sragen, Endang Widayanto, membeli sayuran di Pasar Rakyat Barong yang terletak di Dukuh Barong, Desa Pendem, Sumberlawang, Sragen, Rabu (5/1/2022). (Istimewa/Endang Widayanti)

SOLOPOS.COM - Camat Sumberlawang, Sragen, Endang Widayanto, membeli sayuran di Pasar Rakyat Barong yang terletak di Dukuh Barong, Desa Pendem, Sumberlawang, Sragen, Rabu (5/1/2022). (Istimewa/Endang Widayanti)

Solopos.com, SRAGEN — Pasar Barong di Dukuh Barong, Desa Pendem, Sumberlawang, Sragen, diusulkan menjadi pusat oleh-oleh dan pusat jajanan khas Gunung Kemukus. Ini karena lokasinya di depan pintu gerbang objek wisata keluarga itu.

PromosiKerangkeng Rumah Bupati Langkat Bukti Adanya Perbudakan di Era Modern

Camat Sumberlawang, Sragen, Endang Widayanti, menyampaikan pasar yang dibangun dengan anggaran Rp3,7 miliar tahun lalu itu akan menampung 80 pedagang di los dan 32 pedagang di kios. Pendataan awal, jumlah pendagang lama ada 97 orang yang terdiri 45 orang pedagang di los dan 52 pedagang di kios.

“Jumlah kios di bangunan baru memang tidak sama dengan jumlah pedagang di kios pasar lama karena tidak semua kios lama dibongkar. Ada sebanyak 20 kios yang tidak tersentuh pembangunan, karena masih baik. Para pedagang itu berasal dari berbagai daerah, seperti dari Gemolong, Miri, Tanon, Sumberlawang, dan Purwodadi,” jelas Endang kepada Solopos.com, Kamis (6/1/2021).

Baca Juga: Ini Waktu Terbaik Berkunjung ke Objek Wisata Gunung Kemukus

Endang menerangkan aktivitas perdagangan di pasar rakyat itu seperti pedagang di pasar tradisional lainnya. Pedagang di los biasa buka mulai Subuh hingga pukul 09.30 WIB. Namun, untuk pedagang di kios, ungkap Endang, bisa berjualan sampai pukul 13.00 WIB.

“Pasar ini diusulkan bisa bersinergi dengan objek wisata Gunung Kemukus. Lokasi pasar cukup luas. Mestinya ada plakat di pinggir jalan Solo-Purwodadi. Dengan lokasinya yang strategis di depan gerbang Gunung Kemukus maka pasar itu cocok untuk pusat oleh-oleh dan pusat jajanan khas Gunung Kemukus,” jelasnya.

Endang menerangkan penyediaan aneka oleh-oleh dan jajanan khas Gunung Kemukus bisa menggandeng usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumberlawang. Selain itu, Endang menyampaikan keinginan sejumlah pihak supaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyediakan los khusus UMKM Sumberlawang yang ada di areal parkir Objek Wisata Gunung Kemukus.

Baca Juga: Ini Dia Orang di Balik Perubahan Citra Kemukus Jadi Wisata Keluarga

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) Sragen, Cosmas Edwi Yunanto, menyampaikan Pasar Barong dibangun dengan konsep pasar rakyat. “Pasar itu rencananya diresmikan pada Januari 2022 ini,” katanya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.

BIN Gelar Vaksinasi Dosis Kedua di SDN 2 Tegalgede Karanganyar

BIN menggelar vaksinasi dosis kedua untuk anak usia 6-11 Tahun di SDN 2 Tegalgede, Karanganyar.