Pasar Bahulak Sragen Raih Sertifikat CHSE dari Kemenparekraf, Apa Itu?

Pasar Bahulak di Desa Karungan, Plupuh, Sragen, mendapat sertifikat cleanliness, health, safety, dan environment sustainability (CHSE) dari Kemenparekraf.

 Suasana Pasar Bahulak yang dibuka kali pertama setelah Pandemi Covid-19 pada Minggu (12/9/2021) lalu. (Istimewa/Joko Sunarso)

SOLOPOS.COM - Suasana Pasar Bahulak yang dibuka kali pertama setelah Pandemi Covid-19 pada Minggu (12/9/2021) lalu. (Istimewa/Joko Sunarso)

Solopos.com, SRAGEN — Pasar Bahulak di Desa Karungan, Plupuh, Sragen, mendapat sertifikat cleanliness, health, safety, dan environment sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dengan sertifikat itu, pengelola Pasar Bahulak dipandang mampu menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 berbasis empat hal yakni kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Food Truck ACT Mampir di Sragen, Bagikan Makanan Gratis bagi Peserta Vaksinasi

“Sertifikat ini menjadi bukti bahwa pelaku usaha [di Pasar Bahulak] telah memiliki, menerapkan, hingga meningkatkan protokol kesehatan. Dengan begitu, wisatawan dan masyarakat pun merasa terjamin dengan pemenuhan standar protokol kesehatan,” jelas Kasi Promosi dan Atraksi Wisata, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sragen, Tangguh Mursito Adjie, kepada Solopos.com, Selasa (21/9/2021).

Auditor CHSE dari Kemenparekraf tiba di Pasar Bahulak pada Rabu (15/9/2021) lalu. Selama kurang lebih tujuh jam, auditor CHSE memberi penilaian terhadap pelaksanaan Pasar Bahulak yang meliputi 84 indikator. Dari 84 indikator itu, Pasar Bahulak sudah memenuhi 71 indikator.

Meski masih ada 13 indikator yang belum terpenuhi, Pasar Bahulak mampu mendulang 85 poin dengan nilai memuaskan. “Pasar Bahulak lolos dengan nilai memuaskan sehingga jadi daya tarik wisatawan yang aman dikunjungi,” papar Adjie.

Baca Juga: Tabrakan Motor dan Truk di Pilangsari Sragen, 1 Orang Meninggal Dunia

Kepala Desa Karungan, Joko Sunarso, mengatakan 13 indikator yang belum bisa dipenuhi di Pasar Bahulak adalah tempat sampah tertutup dan khusus alat pelindung diri (APD), belum adanya sistem pengembalian dana bagi pengunjung yang tidak diperkenankan masuk karena alasan kesehatan, asuransi kesehatan, APAR, pengelolaan limbah cair, formulir berbasis daring untuk mendata jumlah pengunjung dan lain-lain.

“Sementara sejumlah indikator yang sudah terpenuhi antara lain ketersediaan jalur evakuasi, penghematan energi listrik, penghematan air, tempat sampah organik dan unorganik, fasilitas MCK yang memadai, alat ukur suhu, pengumuman area wajib masker, imbauan menjaga jarak dan lain-lain,” papar Joko.


Berita Terkait

Berita Terkini

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.

Rem Blong, Mobil 5 Penumpang Nyungsep ke Parit di Tawangmangu

Mobil Honda Mobilio hilang kendali dan nyungsep di parit setelah diduga mengalami rem blong di Tawangmangu. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.

Geger, Pengunjung Meninggal Saat Belanja di Pasar Jungke Karanganyar

Seorang warga Tasikmadu, Karanganyar, meninggal mendadak saat berbelanja di Pasar Jungke. Korban sempat terjatuh sebelum meninggal dunia.

Sabar Dulu, Pengumuman Hasil Ujian SKD CPNS Sukoharjo Tunggu Ini

Ujian SKD CPNS Sukoharjo sudah selesai dilaksanakan, namun terkait jadwal pengumuman masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia pusat.

Siap-siap! Ada Pemadaman Listrik di Boyolali Hari Ini (16/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Ini daerah yang terdampak.

Aturan Baru! Jagong dan Berwisata di Sukoharjo Syaratnya Sudah Vaksin

Pemkab Sukoharjo mensyaratkan wajib sudah divaksin bagi warga yang hendak menggelar dan menghadiri hajatan serta masuk ke tempat wisata.