Kategori: SukoharjoPilkada

Pasangan EA Mendaftar Pilkada ke KPU Sukoharjo Jumat


Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pasangan Etik Suryani-Agus Santosa atau EA akan mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo pada hari pertama pendaftaran peserta Pilkada dibuka, Jumat (4/8/2020).

Pasangan calon bupati-calon wakil bupati Etik-Agus atau EA tersebut telah resmi diusung empat partai politik (parpol) di Sukoharjo. Keempat parpol tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrat.

"EA akan mendaftarkan diri sebagai pasangan cabup-cawabup ke KPU di hari pertama pendaftaran [tanggal 4 September]," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sukoharjo sekaligus suami dari Etik Suryani, Wardoyo Wijaya, ketika berbincang dengan Solopos.com, Selasa (1/9/2020).

4 Bayi Satwa Lahir Semasa Pandemi Covid-19 di TSTJ Solo, Salah Satunya Lutung Jawa Bernama Deby

Wardoyo mengatakan setelah Partai Demokrat, giliran Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Golkar memberikan dukungan dengan memberikan rekomendasi kepada pasangan EA.

Masuknya Golkar dan Nasdem menjadi partai ketiga selain PDI Perjuangan (PDIP) yang mengusung pasangan EA dalam Pilkada Sukoharjo tahun ini.

"Rekomendasi dari Partai Nasdem keluar tanggal 24 Agustus dan diserahkan di Semarang, sedangkan dari Golkar tertanggal 28 Agustus dan diserahkan di DPP Partai Golkar Jakarta pada Minggu kemarin," jelasnya.

100 Dokter Gugur Tertular Covid-19, Regenerasi Butuh Bertahun-Tahun

Wardoyo yang juga Bupati Sukoharjo mengatakan saat ini tinggal PKB yang belum mengeluarkan rekomendasi.

Tak Hanya Sebagai Partai Pendukung

Dia berharap rekomendasi dari PKB tinggal menunggu waktu dan optimistis akan diberikan kepada pasangan Etik Suryani-Agus Santosa.

Semua partai tersebut menjadi pengusung pasangan EA, dan tidak hanya sebagai partai pendukung dalam Pilkada mendatang.

Tolak Kewajiban Penggunaan Kartu Tani, KTNA Sragen: Penuhi Dulu Kebutuhan Pupuk!

Disinggung soal pengurus DPD Partai Nasdem mundur karena rekomendasi diberikan pada EA, Wardoyo Wijaya enggan mengomentari masalah tersebut.

"Itu masalah internal Partai Nasdem sehingga bukan ranah saya untuk mengomentari. Yang jelas, rekomendasi Nasdem untuk EA, bukan yang lain," kata Wardoyo.

Prisa Putrialina Penyanyi Cilik Kelahiran Klaten Guncang Pembukaan Peringatan Sewindu UU Keistimewaan Jogja

Share
Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati