Seorang warga binaan LP Klas I Madiun mencari namanya di TPS 21 di LP tersebut, Rabu (17/4/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN – Partisipasi pemilih Pemilu 2019 di Kabupaten Madiun dinyatakan melebihi target yaitu mencapai 80%. KPU Kabupaten Madiun hanya menargetkan pengguna hak pilih pada Pemilu lalu sebesar 75%.

"Target partisipasi pemilih di Kabupaten Madiun pada Pemilu 17 April lalu melebihi target yaitu mencapai 80%. Total DPT di Kabupaten Madiun ada 572.059 orang dan yang menggunakan hak pilihnya ada sekitar 436.000," kata Ketua KPU Kabupaten Madiun, Anwar Sholeh Azzarkoni kepada wartawan, Jumat (19/4/2019).

Anwar menyampaikan partisipasi pemilih pada Pemilu tahun ini naik karena banyak faktor. Salah satunya ada banyak pemilih pemula yang menggunakan hak pilihnya. Selain itu, sosialisasi KPU yang secara maksimal menjangkau di seluruh wilayah kabupaten.

Dia menuturkan saat ini entri data yang telah dilakukan petugas ke KPU pusat baru 15% dari total TPS yang ada. Ditargetkan proses entri data ini akan selesai sampai 10 hari ke depan.

"Jadi untuk entri data ini per TPS. Satu TPS langsung dimasukkan. Baik untuk suara pilpres maupun pileg," ujar dia.

Anwar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi terhadap hasil quick count. Dia meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil penghitungan surat suara yang dilakukan KPU secara berjenjang.

Proses penghitungan KPU dilakukan secara berjenjang mulai dari TPS, kecamatan, kabupaten, hingga pusat. Penghitungan yang dilakukan pun secara manual.

Terkait TPS yang melakukan pencoblosan ulang, Anwar menyampaikan tidak ada TPS di Kabupaten Madiun yang melakukan pencoblosan ulang. "Saat ini tidak ada yang melakukan pencoblosan ulang. Semoga tidak ada," ujar dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten