Partai Ummat Klaten Usulkan Pemungutan Suara Pemilu 2024 Lewat E-voting

DPD Partai Ummat Klaten mengusulkan mekanisme pemungutan  suara di Pemilu 2024 melalui e-voting. Selain akurasi data terukur, penerapan e-voting dinilai lebih efisien.

 KPU Klaten menggelar rapat evaluasi daftar pemilih bersama perwakilan Parpol di Papringan Resto Klaten, Kamis (24/11/2022). (Istimewa/Agung Rahardja)

SOLOPOS.COM - KPU Klaten menggelar rapat evaluasi daftar pemilih bersama perwakilan Parpol di Papringan Resto Klaten, Kamis (24/11/2022). (Istimewa/Agung Rahardja)

Solopos.com, KLATEN – DPD Partai Ummat Klaten mengusulkan mekanisme pemungutan  suara di Pemilu 2024 melalui e-voting. Selain akurasi data terukur, penerapan e-voting dinilai lebih efisien.

Usulan itu disampaikan Ketua DPD Partai Ummat Klaten, Agung Rahardja, di sela-sela Rapat Evaluasi Daftar Pemilih Berkelanjutan dalam Rangka Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024, Kamis (24/11/2022). Kegiatan itu dihadiri perwakilan Partai Politik.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Agung mengatakan beragam kegiatan politik sudah banyak merespon perkembangan zaman. Seperti dalam hal verifikasi administrasi pendataan keanggotaan partai politik yang sudah meninggalkan cara-cara manual dan beralih ke digital dalam sistem sipol. Termasuk dalam proses verifikasi faktual juga terbuka melalui sistem teknologi komunikasi online.

“Seperangkat sistem menuju pemilihan umum, instrumennya menggunakan sarana teknologi digital, namun di ujungnya saat pemilihan justru dengan cara-cara manual, mencoblos dalam kertas yang disediakan, yang menelan banyak anggaran,” kata Agung berdasarkan rilis yang diterima Solopos.com, Kamis.

Lantaran hal itu, Agung menilai Pemilu mendatang sudah saatnya menerapkan e-voting. “Tidak harus merata secara nasional namun bisa diawali dari sebagian daerah, termasuk Klaten,” kata dia.

Baca Juga: KPU Klaten Verifikasi Faktual 2.308 Anggota Parpol

Mekanisme e-voting dinilai memiliki banyak keunggulan. Akurasi data pemilihan lebih cepat diketahui, proteksi keamanan data lebih dapat dipantau, anggaran pemilu lebih efisien serta tidak perlu melibatkan banyak sumber daya manusia saat pelaksanaan pemilu. “Termasuk bagi partai politik lebih efisien keterlibatan saksi,” ungkapnya.

Usulan itu dia sampaikan lantaran anggaran Pemilu yang membengkak sekaligus merespon perkembangan era digitalisasi. “Di sebagian negara-negara maju telah menggunakan e-voting, ada yang memberlakulan secara total [nasional], ada juga sebagian wilayah di negaranya,” ujarnya.

Komisioner KPU Klaten, Samsul Ma’arif, menjelaskan memang sudah ada dorongan kepada KPU terkait mekanisme e-voting pada Pemilu 2024. Namun, dari kajian-kajian yang dilakukan menyimpulkan untuk saat ini belum dapat dilakukan karena dianggap masih rentan bermasalah terutama saat rekapitulasi pemilihan. “Sampai saat ini KPU belum merencanakan e-voting selain regulasi, tetapi sudah menerapkan Si Rekap, atau sistem rekapitulasi sebagai bentuk transparansi publik tentang hasil pemilu karena selama ini yang banyak muncul masalah adalah di rekapitulasi,” tutur Samsul.

Baca Juga: Alokasi Kursi DPRD Klaten Dapil II dan V Bakal Bergeser, Ini Rinciannya!

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dewa 19 Sihir Ribuan Penggemar, Kota Solo Luar Biasa

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.