Tutup Iklan
Ilustrasi caleg. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, BOYOLALI -- Partai koalisi di DPRD https://soloraya.solopos.com/read/20190504/492/989743/pleno-rekapitulasi-perolehan-suara-pemilu-2019-boyolali-molor" title="Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2019 Boyolali Molor">Boyolali akan mendapat dua kursi pimpinan, sedangkan PDIP sebagai peraih kursi mayoritas justru hanya mendapat satu kursi pimpinan.

Sebagaimana diketahui, di DPRD Boyolali saat ini ada 45 kursi. Dengan jumlah kursi tersebut, kursi pimpinan diduduki empat orang.

Sementara berdasarkan berita acara rapat pleno KPU tentang Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Kabupaten Boyolali, kursi wakil rakyat ini akan diduduki PDIP dengan 35 kursi, Partai Golkar empat kursi, PKS dengan tiga kursi, PKB dua kursi, dan Partai Gerindra satu kursi.

Dengan komposisi perolehan kursi tersebut, PDIP selaku peraih kursi terbanyak akan mendapat jatah kursi ketua, disusul Partai Golkar mendapat jatah wakil ketua. Sedangkan partai lainnya yakni PKS, PKB, dan Gerindra harus bergabung menjadi satu fraksi untuk mendapat kursi wakil ketua.

Namun jika mereka bergabung, mereka akan mendapat dua kursi pimpinan yang tersisa. Ketua DPRD https://soloraya.solopos.com/read/20190502/492/989122/gagal-lolos-caleg-pan-boyolali-tetap-ajak-pendukungnya-piknik" title="Gagal Lolos, Caleg PAN Boyolali Tetap Ajak Pendukungnya Piknik">Boyolali S. Paryanto mengakui adanya keniscayaan tersebut. Menurutnya, hal ini belum pernah terjadi di mana pun dan belum diatur dalam undang-undang.

“Ini sejarah di Boyolali kalau nanti PDIP jadi satu fraksi, Partai Golkar jadi satu fraksi, maka PKS, PKB, dan Gerindra itu harus bergabung agar bisa jadi satu fraksi. Tetapi mereka bisa dapat dua kursi pimpinan. Ini belum pernah terjadi, satu fraksi gabungan tapi punya pimpinan,” ujarnya saat ditemui wartawan di Gedung Dewan, Selasa (7/5/2019).

Ini dinilai bisa menimbulkan kecemburuan, di mana PDIP selaku peraih kursi terbanyak hanya mendapat satu jatah kursi pimpinan, tetapi partai koalisi yang jumlahnya masih lebih sedikit malah punya dua kursi pimpinan.

Karenanya, DPRD https://soloraya.solopos.com/read/20190502/492/989127/pleno-rekapitulasi-kpu-boyolali-dimulai-hari-ini" title="Pleno Rekapitulasi KPU Boyolali Dimulai Hari Ini">Boyolali akan mencari informasi lebih lanjut mengenai aturan tersebut. “Nanti akan kami konsultasikan ke Kemendagri dan kita lihat bagaimana aturannya,” imbuh Paryanto.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten