PARTAI DEMOKRAT : Ibas Absen, Dede Yusuf Berpeluang Jadi Sekjen

PARTAI DEMOKRAT : Ibas Absen, Dede Yusuf Berpeluang Jadi Sekjen

SOLOPOS.COM - Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. (JIBI/Bisnis/Dok.)

Partai Demokrat tak akan melihat Ibas sebagai pendamping SBY di jajaran DPP.

Solopos.com, DEPOK -- Putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), tidak masuk dalam daftar pengurus DPP Partai Demokrat. Justru Dede Yusuf berpeluang sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat mendampingi SBY.

Ibas tidak mempermasalahkannya. Bahkan, Ibas mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus inti yang diumumkan SBY siang tadi. Ia berharap seluruh pengurus baru bekerja keras bagi partai.

"Selamat, seperti apa yang disampaikan Pak SBY, segenap pengurus inti Partai Demokrat saya harapkan membawa berkah dan berjalan dengan baik. Kemudian menghasilkan karya-karya nyata," ujarnya, Sabtu (30/5/2015), dikutip Okezone.

Ibas mengaku lega telah menjalankan tugasnya sebagai Sekjen Partai Demokrat selama lima tahun terakhir. Ia mengakui masih banyak kekurangan selama ia menjabat.

"Saya bersyukur bisa menyelesaikan tugas saya selama lima tahun sebagai sekjen Demokrat. Mengemban amanah itu tidak pernah terlupakan. Pasti ada kekurangan yang intinya tetap untuk memajukan Partai Demokrat," tuturnya.

Saat ditanya namanya yang tidak masuk dalam kepengurusan inti, Ibas menegaskan bahwa kini ia fokus sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR. Ia meminta agar publik menunggu pengumuman susunan pengurus yang lebih lengkap pada Juni 2015.

Sementara itu, peluang Dede Yusuf menjadi besar karena sejumlah daerah terang-terangan mendukungnya sebagai tandem SBY. Salah satu DPD yang kencang menyuarakan nama Dede adalah DPD Demokrat Bali. "Dari sekian nama, Dede Yusuf memang salah satu calon kuat Sekjen," tegas Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta dihubungi Kamis (15/5/2015).

Alasan, Dede Yusuf lantaran cukup populer dan memiliki banyak pengalaman di birokrasi dan organisasi sehingga layak menempati posisi nomor dua di struktur DPP. Pengurus di bawah seperti DPD dan DPC, mengenal Dede cukup mumpuni dan berkampuan dalam menggerakkan organisasi menggantikan Edhie Baskoro Yudhoyono.

"Ya kami tahu kemampuannya, sejauh ini Komunikasi saya intens dengan Dede Yusuf cukup bagus. Beberapa kali ke Bali bertemu saya, baik di pusat dan daerah," sambung pengusaha muda asal Jembrana itu.

Bagi Mudarta, sosok Dede merupakan tokoh yang merepresentasikan kaum muda dengan segudang potensi dan kemampuan yang sangat diperlukan membesatkan dapur partai bersama SBY. Diibaratkannya, posisi Sekjen sebagai dapur organisasi sehingga sangat strategis.

Duet Dede Yusuf bersama SBY dipandang ideal merepresentasikan kaum muda dan politisi senior. "Kami dukung Beliau, untuk memangku jabatan Sekjen guna mengembalikan kejayaan Partai Demokrat bersama Pak SBY," paparnya.

Namun,keputusan sepenuhnya berada di tangan SBY. Informasi yang diterimanya, SBY akan mengumumkan kabinet Partai Demokrat periode 2015-2020 setelah liburan selama dua hari bersama keluarga di Pulau Seribu Pura. "Setelah Pak SBY kembali ke Jakarta, mungkin dalam jangka dua minggu sampai satu bulan ke depan, kepengurusan DPP akan diumumkan," imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Proses Seleksi, 3 Jabatan Eselon II Pemkab Klaten Akhirnya Terisi

Bupati Klaten Sri Mulyani melantik tiga pejabat yang mengisi tiga jabatan eselon II yang selama setahun ini melewati proses seleksi.

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.