PARKIR KUDUS : Parkir Berbasis TI Diujicobakan di Pasar Wergu
Ilustrasi warga mengambil tiket di loket parkir. (JIBI/Solopos/Dok.)

Parkir berbasis teknologi informasi diujicobakan di Pasar Wergu Kudus.

Solopos.com, KUDUS — Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) segera melakukan uji coba pemberlakuan parkir berbasis teknologi informasi (TI) di Pasar Wergu guna menekan kemungkinan terjadinya kebocoran retribusi parkir.

"Peralatan pendukung untuk memberlakukan parkir berbasis teknologi informasi sudah tersedia sehingga hanya menunggu pemasangan," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Kudus Didik Sugiharto melalui Kepala UPT Perparkiran Istiyanto di Kudus, Kamis (27/4/2017).

Ia mengatakan penerapan parkir berbasis teknologi di Pasar Wergu yang merupakan bangunan baru, nantinya menjadi percontohan untuk pasar tradisional yang lainnya. Dalam jangka panjang, kata dia, semua pasar tradisional di Kudus akan diberlakukan kebijakan yang sama. "Setidaknya, penerimaan asli daerah dari retribusi parkir bisa dimaksimalkan," ujarnya.

Nantinya, kata Istiyanto, setiap kendaraan yang masuk akan termonitor oleh kamera sebagai pendeteksi setiap kendaraan yang masuk, kemudian pengendara akan mendapatkan tiket parkir secara otomatis akan keluar dari mesin yang tersedia di pintu masuk ketika tombolnya ditekan.

Di pintu masuk, tersedia palang pintu otomatis yang akan terbuka ketika pengguna jasa parkir telah menekan tombol untuk mendapatkan karcis parkir. Sementara itu, pembayaran parkirnya, kata dia, di pintu keluar terdapat kasir yang mengoperasikan komputer yang terkoneksi dengan kamera di pintu masuk.

Dengan model seperti itu, dia yakin, retribusi parkir akan diterima secara utuh sesuai dengan jumlah kendaraan yang parkir, mengingat sistem yang digunakan serba komputerisasi, sehingga tidak bisa dikelabuhi petugas yang jaga.

Petugas parkir, kata dia, untuk setiap lokasi terdapat tiga orang, yakni petugas jaga di pintu masuk untuk antisipasi ketika ada permasalahan soal palang pintu otomatis, kasir di pintu keluar serta satu petugas jaga untuk menata kendaraan.

Untuk petugas parkir di Pasar Wergu, katanya, akan diambilkan dari masyarakat setempat. Ia mengatakan, sebagian akan diambilkan dari Kelurahan Wergu Kulon dan Desa Loram.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom