Parah! Seorang Kakek di Lamongan Nekat Memperkosa Nenek

Aksi bejat dilakukan seorang kakek 70 tahun di Lamongan yang nekat memperkosa seorang nenek berusia 75 tahun. Aksinya dipergoki anak korban.

 Kakek di Lamongan yang perkosa nenek (Detik.com-Dok.Polres Lamongan)

SOLOPOS.COM - Kakek di Lamongan yang perkosa nenek (Detik.com-Dok.Polres Lamongan)

Solopos.com, LAMONGAN — Aksi bejat dilakukan seorang kakek 70 tahun di Lamongan yang nekat memperkosa seorang nenek berusia 75 tahun. Perbuatan bejat kakek tersebut tepergok oleh anak korban.

Kakek itu adalah Rasino, seorang buruh harian lepas warga salah satu desa di Brondong. Akibat perbuatannya, Rasino kini harus berhadapan dengan hukum.

“Pelaku saat ini sudah kami bawa. Kami juga meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri kepada wartawan terkait kakek pemerkosa, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Harga Jual Gabah Rendah, Petani Madiun Menjerit

Kejadian kakek di Lamongan perkosa nenek ini, menurut Yoan, bermula saat anak korban sedang di depan rumah memandikan kucing. Ketika itulah, anak korban mendengar teriakan sang ibu meminta tolong dari dalam rumah.

“Ketika itu anak korban mendengar teriakan minta tolong korban dari dalam rumah. Korban menyeru jangan, jangan, sudah, sudah,” ujar Yoan menirukan pengakuan anak korban.

Karena teriakan korban tersebut, lanjut Yoan, si anak akhirnya curiga dan mendatangi rumah korban. Saat itu, si anak melihat ada sepeda angin warna coklat milik kakek terparkir di depan rumah korban di Lamongan.

Baca juga: Adu Banteng Truk vs Truk di Madiun, Satu Orang Luka Parah

Aksi Kakek Lamongan Ketahuan

Karena curiga, si anak kemudian membuka pintu rumah korban yang dalam keadaan tertutup lalu si anak masuk ke dalam rumah. “Saat masuk ke dalam rumah tersebut, si anak melihat pemerkosaan pelaku kepada ibunya,” terang Yoan seperti dikutip dari Detik.com.

Melihat ibunya diperkosa, si anak kontan saja berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Si anak juga memanggil keponakannya yang kemudian datang bersama polisi ke rumah korban.

“Pelaku mengaku kepada petugas bahwa telah memperkosa korban karena khilaf. Petugas membawa kakek pemerkosa itu ke Polres Lamongan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Yoan.

Kepada pelaku, tegas Yoan, polisi akan menjeratnya dengan Pasal 285 KUHP. Ancamannya hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Madiun Gandeng UNS Bangun Kampus di Caruban

Mimpi Pemkab Madiun memiliki perguruan tinggi terwujud dengan berdirinya Kampus UNS Solo di Caruban.

Cegah Penularan Covid-19, Parkir Peserta SKD CASN Madiun Dibagi

Masih pandemi Covid-19, pelaksanaan SKD yang dipusatkan di Pendapa Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, terapkan prokes ketas.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Sejahterakan Petani Kabupaten Madiun Melalui Porang

Pengembangan lahan porang di Kabupaten Madiun merupakan bentuk intervensi dari pemerintah yaitu dengan mempertemukan Perhutani, perbankan, dan Pemkab Madiun.

Bermain di Sungai, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Blabakan Mbah Anom.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Respons Cepat Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun

Bupati Ahmad Dawami mengatakan pandemi Covid-19 merupakan kejadian louar biasa atau extra ordinary sehingga responsnya juga harus extra ordinary.

Tak Bermoral, Ustaz Ponpes di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati

Seorang ustaz di salah satu ponpes di Trenggalek ditangkap setelah melakukan pencabulan terhadap 34 santriwatinya.

Madiun Naik Level 3, Bupati: Karena Capaian Vaksinasi Baru 40%

Setelah sempat menerapkan PPKM Level 2, kini Kabupaten Madiun kembali lagi berada di level 3.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.

Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

Asyik, 3 KA Lokal di Wilayah Daops Madiun Beroperasi Lagi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VII Madiun kembali mengoperasikan tiga kereta api lokal mulai Rabu (22/9/2021).

Kecelakaan Beruntun di Ponorogo, 3 Orang Luka-Luka

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri tepatnya di simpang empat Gandukepuh, Kabupaten Ponorogo, Rabu (22/9/2021) pagi.

Pemkab Madiun Jamin Pendidikan dan Kesehatan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Pemkab Madiun memastikan anak-anak yatim piatu karena terdampak Covid-19 mendapatkan pendidikan dan jaminan kesehatan yang layak.

Tragis! Tarik Bola Lampu, Bocah 3 Tahun di Ponorogo Meninggal

Bocah berusia tiga tahun warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, meninggal tersetrum listrik.

Diduga Dicabuli Ayah Tiri, Bocah 14 Tahun di Madiun Hamil dan Melahirkan

Seorang anak perempuan di bawah umur di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hamil hingga melahirkan seorang bayi.

Kecelakaan di Pertigaan Madiun, Perempuan Pengendara Sepeda Motor Meninggal

Seorang perempuan asal Kabupaten Madiun meninggal seketika di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ia kendarai menabrak pengendara motor lain di depannya di pertigaan.

Gara-Gara Jokowi, Porang Varietas Madiun-1 Banyak Diburu, Penyedia Benih Kewalahan

Permintaan porang varietas Madiun-1 melonjak menjelang musim tanam tahun ini. Permintaan datang bukan hanya dari loka jatim namun juga luar pulau.