Panutan! Sukidi Anak Petani Sragen yang Kini Doktor Lulusan Harvard

Sukidi Mulyadi, seorang anak petani Sragen, Jawa Tengah, yang kini bergelar doktor lulusan Harvard University, Amerika Serikat.

 Sukidi Mulyadi, dua dari kiri, seorang anak petani Sragen yang bergelar doktor dari Harvard. (Muhammadiyah.or.id)

SOLOPOS.COM - Sukidi Mulyadi, dua dari kiri, seorang anak petani Sragen yang bergelar doktor dari Harvard. (Muhammadiyah.or.id)

Solopos.com, SRAGEN -- Sukidi Mulyadi, doktor lulusan Harvard University, Amerika Serikat ternyata merupakan anak seorang petani asal Tanon, Sragen, Jawa Tengah.

Promosi"Nobel Vietnam" untuk Terobosan Sains dan Teknologi bagi Kemanusiaan

Ia lulus dari S3 jurusan Studi Islam di Harvard University, Amerika Serikat pada 2019 lalu.

Baca Juga:  Berapa Sih Gaji Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo?

Dijelaskan oleh Ulil Abshar Abdalla, rekan dari Sukidi, mengatakan anak petani Sragen dan lulusan Harvard University itu mengambil dua departemen di kampusnya.

"Sukidi meraih doktor di bidang kajian Islam. Dia menempuh program doktoral di bawah payung dua departemen: Committee of the Study of Religion dan NELC (Near Eastern Languages and Civilization). Dia mempertahankan disertasi yang berjudul: The Gradual Qur'an: Views of Early Muslim Commentators," kata dia.

Baca Juga:  Geger Perahu Terbalik, Ada Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo yang Kerap Minta Tumbal

Selain bergelar doktor lulusan Harvard University, Sukidi anak petani Sragen juga aktif menulis di salah satu media nasional sejak 1990-an tentang agama dan spiritualitas. "Dia adalah kader Muhammadiyah. Hingga sekarang, dia masih bertahan untuk tidak punya akun apapun di medsos, baik Twitter, Facebook atau Instagram," ungkap Ulil.

Sukidi Anak Petani Sragen di Mata Sandiaga dan Susi Pudjiastuti

Kisahnya yang sukses menjadi dokter lulusan Harvard University mendapatkan pujian dari berbagai pihak, apalagi Sukidi merupakan anak petani Sragen.

Dua tokoh penting yang memuji prestasi Sukidi adalah Mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti dan Menparekraf, Sandiaga Uno.

Baca Juga: Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Di akun Instagramnya, Sandiaga Uno menceritakan pernah diajak keliling Kota Boston saat mengunjungi Amerika Serikat. Di masa itu, Sandiaga juga mengaku sering menjadi teman cerita suka duka Sukidi selama kuliah di Harvard.

"Suatu kehormatan pernah diantar keliling Kota Boston, AS oleh seorang anak petani dari Sragen, Jawa Tengah yang kini bergelar Doktor dari Universitas Harvard, universitas terbaik di Amerika Serikat. Saat itu, ia juga menceritakan tentang suka duka kuliah di Universitas Harvard, perjuangan kerasnya menyelesaikan kuliah. Tetapi yang namanya usaha memang tak akan pernah mengkhianati hasil. Salut dan bangga!" ujar Sandi.

Baca Juga:  5 Gaya Cantik Yuni Rahma: Istri Bupati Nganjuk yang Juga Penyanyi

Sementara itu, Susi Pudjiastuti juga pernah mengenang sosok Sukidi saat berada di Amerika Serikat. "Terimakasih Bapak Dr. Sukidi ..saya bangga yg cuma lulusan SMP ini pernah disupiri Mahasiswa PHD Harvard..teruslah berkarya untk negeri," jelas Susi di akun Twitter miliknya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.

2 Perempuan Diduga PSK Online Ditangkap di Solo, Salah Satunya ABG

Dua perempuan diduga pekerja seks komersial atau PSK online tertangkap bersama teman kencan mereka di salah satu rumah indekos kawasan Serengan, Solo.

Ini Aturan yang Bikin Tenaga Honorer Ketir-Ketir akan Nasib Mereka

Pemerintah mengeluarkan PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK yang mengatur penghapusan tenaga honorer.

Perusahaan Listrik Pertama Indonesia Ada di Solo?

Perusahaan listrik swasta yang didirikan pihak Kadipaten Mangkunegaran yang berbasis di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu yang tertua di Indonesia.

Ambyar... Pagar Tembok SMAN 1 Kemusu Boyolali Jebol Diterjang Banjir

Hujan deras berlangsung lebih dari dua jam, air yang awalnya tertahan akhirnya mampu menjebol pagar SMAN 1 Kemusu yang terbuat dari tembok.

Pemkab Sragen Tanggung Biaya Pengobatan Korban Jembatan Ambrol

Dua orang jadi korban Jembatan Dluwek di Kedawung, Sragen, yang ambrol. Pemkab Sragen akan menanggung biaya pengobatan kedua korban.

Asal Usul Sejarah Palur, Bermula dari Gazebo di Pertigaan Jalan

Berikut ini cerita asal usul dan sejarah dari Desa Palur yang ternyata ada kaitannya dengan gazebo di pertigaan jalan dan Mbah Mbenggol.

Kisah Kiai Konang, Senopati Majapahit Jadi Asal Usul Bekonang

Sosok Kiai Konang, senopati Kerajaan Majapahit, konon berkaitan dengan sejarah asal-usul Desa Bekonang di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kantor J&T Cargo Masaran Sragen Dibobol Maling, Ini Nopol Motor Pelaku

Kantor J&T Cargo di Masaran, Sragen dibobol maling. Aksi pelaku terekam kamera CCTV.

Jembatan Dungluwak Sragen Amblek, 2 Pengendara Motor Jadi Korban

Jembatan Dungluwak di Desa Celep, Kedawung, Sragen amblek, Jumat (28/1/2022), pukul 02.30 WIB sehingga mengakibatkan dua orang pengendara motor menjadi korban.

Warga Mondokan Sragen Ditemukan Meninggal di Rumah, Serangan Jantung?

Seorang warga Kecamatan Mondokan, Sragen, Muhammad Yono Ngatimin, 48, ditemukan meninggal di rumahnya pada Kamis (27/1/2022) pukul 18.30 WIB karena serangan jantung.

Para Perempuan yang Bekerja Tanpa Pengaman

Kenapa pelecehan seksual dan pemerkosaan belum dipandang sebagai salah satu bentuk kecelakaan kerja?

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.