Panti Pijat di Batang Tak Libur Sebulan Penuh
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kabupaten Batang, Triossy Juniarto. (Antara-Kutnadi)

Semarangpos.com, BATANG — Aktivitas tempat hiburan dan panti pijat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah tidak diliburkan sepenuhnya selama satu bulan, Ramadan 1440 Hijriah. Pemerintah Kabupaten Batang hanya mengeluarkan surat edaran (SE) yang mengatur penghentian aktivitas tempat hiburan dan panti pijat pada awal dan akhir bulan puasa.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santosa mengatakan surat edaran tersebut diterbitkan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Batang dan ditujukan kepada pengelola panti pijat, karaoke, tempat biliar, rumah makan, dan hotel. "Pada intinya, kami mengimbau pada pengelola tempat hiburan, panti pijat, maupun hotel menghormati bulan puasa dengan mematuhi aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemkab," katanya di Batang, Jawa Tengah, Jumat (3/5/2019).

Budi Santoso yang didampingi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Triossy Juniarto mengatakan pada Surat Edaran Nomor 556/0947/2019 bertanggal 3 Mei 2019 disebutkan kepada pengelola tempat hiburan, panti pijat, dan rumah makan dilarang beraktivitas selama tiga hari sebelum puasa dan empat memasuki bulan puasa. "Pengelola karaoke, panti pijat, dan tempat hiburan lainnya tidak diperbolehkan beraktivitas terhitung tiga hari sebelum puasa dan empat hari memasuki bulan puasa," katanya.

Ia mengatakan tujuan tidak diperbolehkan aktivitas dalam jangka waktu tertentu tersebut sebagai upaya lebih menjaga ketertiban dan kekhidmatan umat Islam dalam menjalan ibadah puasa. Adapun bagi warung makan yang akan beroperasi pada siang hari, kata dia, pedagang harus menutup sebagian pintu dan jendela agar aktifitas di dalam warung tidak terlihat mencolok oleh masyarakat.

"Kami berharap semua pihak pengelola tempat hiburan, panti pijat dan warung makam bisa menghormati dan mematuhi surat ederan dari pemkab untuk menjaga kenyamanan masyarakat yang sedang menjalankan puasa," katanya. Ia menambahkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan saat memasuki Ramadan, pemkab bersama kepolisian akan melakukan operasi maupun razia ke tempat hiburan dan akan memberikan sanksi tegas bagi pengelola hiburan yang melanggan aturan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom