Pantauan Diperketat, Satgas Covid-19 Wonogiri Pastikan Hajatan Tak Boleh Ada Resepsi

Satgas COvid-19 Wonogiri mengutamakan pencegahan ketimbang membubarkan resepsi pernikahan dengan melakukan pemantauan intensif.

SOLOPOS.COM - Satgas Batuwarno memantau pelaksanaan hajatan di Dusun Ngandong, Desa Sumberejo, Selasa (26/1/2021). (Istimewa/Kodim Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan intensif memantau pelaksanaan hajatan untuk memastikan hajatan digelar secara sederhana saja. Satgas tak segan membubarkan jika menemukan hajatan yang disertai resepsi. Namun, tim mengedepankan pencegahan.

Seperti diketahui, Pemkab Wonogiri melarang warga menggelar hajatan dengan resepsi selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), 11 Januari hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, pemantauan lapangan dilaksanakan Satgas Kecamatan Batuwarno di Dusun Ngandong, Desa Sumberejo, Selasa (26/1/2021).  Saat itu tim mendatangi rumah salah satu warga, Paiman, yang menggelar hajatan pernikahan anaknya.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Kepada Sejumlah Nakes di Wonogiri Ditunda, Ini Alasannya

Komandan Koramil (Danramil) Batuwarno, Kapten (Inf) Budi Raharjo, melalui Bati Tuud, Peltu Dedy, mengatakan tim memberi pemahaman kepada keluarga yang menggelar hajatan. Warga tetap bisa menggelar hajatan, tetapi tanpa resepsi. Contohnya hanya menggelar ijab qobul.

Kegiatan harus menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat. Seperti membatasi jumlah tamu agar protokol jaga jarak bisa dijalankan maksimal, wajib memakai masker, mencuci tangan, dan lainnya.

“Warga tersebut bisa memahami dan bersedia mematuhi aturan, sehingga hanya menggelar ijab qobul. Protokol kesehatan juga dijalankan dengan baik,” kata Dedy.

Baca Juga: Hati-Hati! Sebagian JLK Wonogiri Bergelombang dan Retak

Cegah Resepsi

Sementara itu, Satgas Kecamatan Ngadirojo dapat mencegah rencana resepsi pernikahan di Desa Kerjo Lor, belum lama ini. Saat itu tim mendatangi rumah warga yang akan menggelar resepsi. Rumah warga tersebut sudah dipasang tenda dan pernak-perniknya. Warga bersangkutan diberi pemahaman bahwa resepsi masih dilarang untuk mencegah penularan Covid-19.

Camat Ngadirojo, Agus Hendradi, mengatakan warga tersebut sudah mengundang 150 orang. Namun, mereka tidak mengajukan izin terlebih dahulu kepada pemerintah desa dan kecamatan. Setelah mengetahui informasi ada warga yang akan menggelar hajatan, tim langsung mengecek ke lokasi. Setelah diberi pemahaman warga itu berjanji hanya akan menggelar hajatan secara sederhana tanpa tenda.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Aturan Baru di Wonogiri

“Kami sudah beberapa kali mencegah terlaksananya resepsi pernikahan. Masyarakat harusnya memahami kondisi sekarang ini. Pemkab melarang resepsi untuk kepentingan bersama, agar Covid-19 tidak menular lebih luas lagi,” kata Camat.

Berita Terbaru

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...

Dinkes Jateng: Vaksin Untuk Pelaku Ekonomi Ditarget April

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi petugas pelayanan publik mulai Rabu (24/2/2021). Sementara...

Inspiratif, 20 Perempuan Donor Plasma Konvalesen

Solopos.com, SOLO--Tangan kanan Erlyn Tusara, 23, meremas bola karet sekitar satu jam untuk menyumbangkan  komponen darah pada alat di...

Kuatkan Daya Tubuh Anak di Masa Pandemi, Polres Wonogiri Beri Ratusan Paket Susu

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri membagikan ratusan paket susu di Kampung Siaga Candi Covid-29, Selasa (23/2/2021). Susu itu selanjutkan didistribusikan...

Pangdam & Kapolda ke Boyolali demi Dukung PPKM Mikro

Solopos.com, BOYOLALI — Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi,...

Di Klaten, Pasien Tanpa Gejala Pilih Isolasi di Rumah

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah desa dan kecamatan di Klaten jauh hari sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat. Nyatanya, warga yang...

Satgas Sukoharjo Optimalkan Posko Covid-19 di Desa

Solopos.com, SUKOHARJO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo mengoptimalkan posko Covid-19 di setiap desa/kelurahan. Hal ini untuk pencegahan,...

Kasus Covid-19 di Wonogiri Cenderung Turun, Ini Penjelasan Pemkab 

Solopos.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengklaim tren penambahan kasus terkonfirmasi positif, Februari ini, menurun dibanding dua bulan sebelumnya. Pada sisi...