Panitia Seleksi CPNS Sukoharjo Antisipasi Joki dan Calo

Solopos.com, SUKOHARJO — Sebanyak 9.361 peserta mengikuti ujian penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kabupaten Sukoharjo mulai Sabtu-Rabu (22-26/2/2020) mendatang. Ujian tersebut dilaksanakan di Gedung Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Desa Dadapan, Gondangrejo, Karanganyar.

Panitia seleksi memberlakukan pengamanan berlapis selama pelaksanaan tes berlangsung. Hal ini untuk mengantisipasi joki dalam pelaksanaan tes CASN 2020. Panitia Rekrutmen CPNS Sukoharjo, Ahmad Fajar Romdhoni mengatakan panitia akan mensterilkan lokasi selama pelaksanaan ujian seleksi CASN.

Barcelona Datangkan Pemain Baru di Luar Bursa Transfer, Kok Bisa?

Mereka yang diperbolehkan masuk lokasi adalah peserta yang akan mengikuti ujian tersebut. “Pengawasan akan diperketat selama pelaksanaan ujian seleksi. Peserta tidak boleh membawa tas ke dalam ruangan, semua akan ditaruh diloker yang dijaga petugas,” kata dia, Jumat (21/2/2020).

Panitia seleksi menyiapkan metal detector hingga kartu ujian dengan dilengkapi barcode sebagai pengamanan seleksi CASN. Panitia juga akan memeriksa terhadap setiap peserta ujian sebelum masuk ke dalam ruangan.

RUU Ketahanan Keluarga Perintahkan Kamar Anak Dipisah, Demokrat: Fantasi Seksnya Liar!

Salah satunya, petugas akan memeriksa kartu undangan apakah sesuai dengan peserta yang datang atau bukan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi joki saat ujian pelaksanaan CASN. Jika terbukti ada pelamar yang menggunakan joki, panitia akan langsung menindak tegas.

“Jadi kami pastikan tidak ada joki. Tes CASN juga bebas dari calo, karena semua terkomputerisasi tidak ada titip-titipan,” katanya.

Dia mengatakan ujian CASN tersebut diikuti sebanyak 9.361 orang peserta yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi hingga melalui masa sanggah. Dalam pelaksanaan ujian, panitia membagi satu sesi akan dikuti 450 peserta. Hal ini disesuaikan dengan kapasitas gedung.

Digelar di Solo, Muktamar Muhammadiyah Diharapkan Bebas Sampah Plastik

Disinggung soal hasil tes SKD sendiri, menurutnya setelah tes digelar akan ada pengumuman. Sehingga, peserta yang lolos tes SKD akan menjalani tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Selanjutnya, dari tes SKB tersebut akan diambil tiga peserta untuk masing-masing formasi.

Penentuan peserta yang lolos menjadi CASN berdasarkan total nilai dari hasil SKD dengan bobot 40% dan SKB dengan bobot 60%. “Pengumuman final untuk peserta yang lolos CASN akan diumumkan bulan April 2020,” tambah Fajar.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho