Peserta Gowes to Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah melanjutkan perjalanan setelah beristirahat di Griya Solopos, Solo, Minggu (26/1/2020). (Solopos/M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO -- Lima pesepeda peserta Goes to Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah tiba di Griya Solopos, Jl. Adisucipto 190, Laweyan, Solo, pukul 08.30 WIB, Minggu (26/1/2020).

Mereka mendahului rombongan lain untuk menyosialisasikan pelaksanaan Muktamar. Tidak lama kemudian, rombongan goweser lain dengan kawalan voorijder menyusul ke Griya Solopos.

Ratusan peserta dari berbagai wilayah Soloraya tersebut dipimpin satu mobil pikap dengan dua pengeras suara untuk menyiarkan pengumuman dan sosialisasi tentang Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan berlangsung di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, 1-5 Juli 2020 mendatang.

Pesepeda memulai start dari Masjid Al Falah, Sragen, dengan rute Kecamatan Masaran, Palur, Terminal Tirtonadi, Simpang Empat Manahan, Griya Solopos, dan UMS.

2020, 688 ASN Wonogiri Pensiun

Direktur Pemasaran PT Aksara Solopos Suwarmin, Redaktur Pelaksana Abu Nadhif, dan Manajer Litbang dan Pusdok Sholahuddin, menyambut kedatangan rombongan pesepeda itu.

Saat memberikan sambutan selamat datang kepada peserta, Suwarmin menjelaskan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah berkunjung ke Griya Solopos, belum lama ini. Solopos mendukung Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan layanan Harian Umum Solopos dan Koran Solo, solopos.com, madiunpos.com, semarangpos.com, jeda.id, harianjogja.com, ibukotakita.com , Soloposfm, dan Solopostv.

“Mudah-mudahan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah sukses dan disambut hangat semua pihak sehingga muktamar menjadi produktif serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Indonesia,” katanya.

Ketua Panitia Goes to Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Taufiq Nugroho, menjelaskan gowes pagi itu merupakan bagian syiar kepada warga Soloraya supaya masyarakat membantu menyukseskan muktamar.

Sekitar 5.000 orang yang akan hadir dalam muktamar dan kurang lebih 1,5 juta warga Muhammadiyah turut meramaikan agenda terbesar Muhammadiyah.

“Warga Soloraya yang punya potensi daerah seperti tarian dan produk pakaian, monggo tampilkan semua. Kami akan akomodasi sehingga muktamar menunjukkan wajah Soloraya ke Indonesia dan dunia,” ujarnya.

Wabah Virus Corona Baru di China dari Ular yang Dimakan Manusia?

Sekretaris Panitia Penerima Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Bambang Sukoco, menjelaskan setiap bulan akan melakukan gowes dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Soloraya menuju UMS.

Start dari PDM Klaten akan menjadi terbesar karena diramaikan peserta dari Jogja dan Magelang. Peserta Gowes yang tiba di Griya Solopos tidak sabar menuju garis finis, seperti yang dirasakan goweser dari Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Muryadi, 42.

Pehobi gowes sejak 2001 tersebut sangat gembira berpartisipasi menyosialisasikan muktamar. “Luar biasa semangat para peserta. Saya ingin mendahului empat orang yang paling depan enggak bisa. Padahal mereka tampak lebih tua dari saya,” katanya.

Mahasiswi UMS, Ina, 20, juga bersemangat mengikuti rombongan gowes walaupun gowes dengan rute luar kota merupakan pengalaman pertama yang ia ikuti. Sejak awal ia yakin bisa menaklukkan rute Sragen-UMS.

“Saya berangkat dari Solo menuju Sragen naik bus sejak dini hari. Agenda seperti ini kan belum pernah ada. Jadi untuk memeriahkan dan menyukseskan muktamar,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten