Ilustrasi demo pengemudi ojek online Gojek. (Solopos-Nicolous Irawan)

Semarangpos.com, BANYUMAS — PT Gojek Indonesia tetap menjamin kesejahteraan para mitra driver-nya, baik pengemudi ojek online maupun taksi online. Meski pun Gojek baru saja membuat kebijakan yang membuat para mitra meradang yakni terkait pemangkasan bonus atau insentif.

Jika semula pengendara ojek online mendapat bonus Rp80.000 untuk setiap 20 poin, maka dengan kebijakan baru itu mereka hanya mendapat Rp40.000. Kebijakan ini pun disambut aksi mogok para pengendara ojek online Gojek di berbagai daerah. Terbaru, aksi mogok atau off bid massal dilakukan para pengendara Gojek di Banyumas, Rabu (21/8/2019).

VP Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Say, menyatakan jika fokus perusahaannya dalam meningkatkan kesejahteraan para mitra tidak hanya terpaku pada pemberian insentif maupun peningkatan tarif. Beberapa program telah disiapkan Gojek agar memotivasi kinerjanya dalam melayani pelanggan, selain pemberian insentif.

“Sejak awal, Gojek telah memiliki beraneka inisiatif yang menjadikan mitra kami terdepan dalam kualitas pelayanan, sehingga terus menjadi pilihan pelanggan. Kami mempelopori pelatihan pengembangan skill dan pengetahuan, akses untuk mengelola keuangan [Gojek Swadaya], hingga pemutakhiran aplikasi,” ujar Michael dalam penyataan resmi kepada Semarangpos.com, Kamis (22/8/2019).

Michael menambahkan kebijakan insentif yang dibuat Gojek terkait pemberian insentif sebenarnya sudah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348/2019, tentang kenaikan tarif dasar dan tarif minimum GoRide.

“Seiring dengan meningkatnya pendapatan organik mitra driver dari tarif, maka penyesuaian insentif perlu dilakukan agar Gojek dapat terus menjaga permintaan order dan keberlangsungan ekosistem perusahaan,” imbuhnya.

Micahel mengatakan insentif merupakan bentuk apresiasi kepada mitra atas kinerjanya. Penyesuaian jumlah poin dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pendapatan mitra secara jangka panjang. Hal ini penting untuk memastikan adanya inovasi berkelanjutan sehingga Gojek dan para mitra kami terus menjadi pilihan utama masyarakat. 

“Skema insentif akan selalu menyesuaikan dengan kondisi pasar karena tujuan utamanya untuk mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersediaan mitra Gojek,” imbuhnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten