Kategori: Boyolali

Pangdam & Kapolda ke Boyolali demi Dukung PPKM Mikro


Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi

Solopos.com, BOYOLALI Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, meninjau posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Desa Banyudono, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Kamis (18/2/2021). Pihaknya meminta sinergi di lapangan terus dioptimalkan agar kasus Covid-19 bisa terus ditekan.

Rombongan Pangdam dan Kapolda tiba di Banyudono sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka langsung menuju pendapa Kantor Desa Banyudono dan meninjau posko PPKM Mikro di lokasi tersebut. Selain meninjau posko PPKM Mikro di Banyudono Boyolali, mereka juga meninjau posko di lokasi lain.

Baca Juga: Ini Ramalan Cinta 12 Zodiak di Bulannya Aquarius

"Hari ini [kami] melihat beberapa posko PPKM Mikro. Di Ungaran, Salatiga dan Boyolali. Kami melihat semua posko digelar dan siap mengantisipasi perkembangan pandemi ini," kata Bakti.

Meski secara umum di Banyudono hanya ada satu RT yang statusnya zona kuning, pihaknya mengimbau jajarannya untuk tetap waspada. "Kami berpesan kepada semua aparat, terutama Babinsa dan Bhabinkamtipmas serta kepala desa dan petugas kesehatan desa tetap waspada. Terlebih untuk daerah lintasan yang sangat mungkin orang-orang luar daerah melewatinya. Antisipasi itu yang diperlukan," lanjut Pangdam.

Klaim PPKM Efektif

Sementara itu Kapolda Jateng, menilai pelaksanaan PPKM Mikro di Boyolali cukup efektif untuk menekan kasus Covid-19, terutama di Jawa Tengah. "Angka kesembuhan juga tinggi. Ini berkat kebersamaan masyarakat untuk berdikari. Ada jogotonggo, jogowargo, kampung siaga, itu sangat mendukung karena dari masyarakat untuk masyarakat. TNI dan Polri sebagai fasilitator," kata Luthfi.

Baca Juga: Celaka Jika Anda Punya Bos dengan Zodiak Ini…

Di sisi lain, sejauh ini TNI dan Polri juga terus mendukung program vaksinasi Covid-19. Dia mengimbau semua lapisan masyarakat bisa turut mendukung program vaksinasi Covid-19 tersebut.

"TNI dan Polri sudah melakukan pengaman dan pengawalan pendistribusian vaksin. Termasuk nakes sudah disiapkan. Tidak ada alasan masyarakat untuk menolak karena itu sudah dijamin halal dan sudah uji klinis," tambah dia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Share