Pandemi, Pemohon Perizinan Usaha di Sukoharjo Malah Melonjak Tajam

Kenaikan jumlah pemohon perizinan menandakan respons positif para pelaku usaha Sukoharjo terhadap beragam kemudahan secara online.

 Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo tutup pada Jumat (11/9/2020). (Solopos.com-Indah Septiyaning W.)

SOLOPOS.COM - Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo tutup pada Jumat (11/9/2020). (Solopos.com-Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO – Jumlah pemohon perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Sukoharjo melonjak lebih dari 50 persen pada semester I 2021 dibanding periode yang sama pada 2020.

Angka pastinya, pemohon perizinan pada semester I 2021 di Sukoharjo sebanyak 3.408 izin pada semester I 2020 sebanyak 1.910 izin.

Kenaikan jumlah pemohon perizinan menandakan respons positif para pelaku usaha terhadap beragam kemudahan dalam mengurus perizinan secara online di tengah badai pandemi Covid-19.

Baca juga: Warga Terdampak Covid-19 Sukoharjo Dapat Bantuan Beras 10 Kg

Pemohon perizinan didominasi sektor kesehatan seperti dokter, perawat, bidan hingga apoteker. Mereka mendapat prioritas utama saat melengkapi berkas dokumen administrasi perizinan lantaran garda terdepan dalam memerangi Covid-19.

“Perizinan secara administrasi tak terpengaruh pandemi Covid-19. Buktinya, jumlah pemohon perizinan justru melonjak tajam saat grafik kasus Covid-19 terus meningkat selama semester I 2021 dibanding tahun lalu,” kata Kepala DPMPT Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Senin (2/8/2021).

Pria yang akrab disapa Haris itu menyampaikan pengurusan perizinan memberlakukan sistem online single submission (OSS) sebagai upaya pemerintah mengintegrasikan pelayanan perizinan yang cepat, mudah, dan memberi kepastian sejak 2018.

Baca juga: 50 Persen Pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Pilih Tak Jualan, Ini Alasannya

Pemohon tak perlu membuang waktu dan tenaga saat harus bolak-balik mengurus izin di kantor pemerintah.

DPMPT Sukoharjo juga melakukan terobosan baru dengan menerapkan pelayanan perizinan terpadu terintegrasi secara elektronik yang mulai diuji coba pada 3 Agustus 2020.

Tak Perlu Repot Bolak-Balik

Para pemohon tak perlu lagi mengurus rekomendasi yang diterbitkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mengantongi izin.

“Sekarang, kami yang mengurus surat rekomendasi dari instansi terkait. Masyarakat atau pelaku usaha tak perlu repot bolak-balik mengurus surat rekomendasi di OPD terkait. Hal serupa diprioritaskan pada sektor kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan. Mereka lebih mudah dan cepat mengurus perizinan surat izin praktik perawat (SIPP) dan surat izin praktik (SIP) dokter,” ujar dia.

Baca juga: Telan Anggaran Rp18,3 Miliar, Gedung MPP Sukoharjo Mulai Dibangun

Selama ini, DPMPT Sukoharjo melayani lebih dari 90 jenis izin. Sebagian besar pengurusan izin wajib mengantongi surat rekomendasi dari OPD terkait yang mengacu pada kajian teknis.

Dengan beragam kemudahan pengurusan perizinan secara online, masyarakat dan pelaku usaha lebih diuntungkan.

Pengurusan perizinan secara online bagian dari upaya menekan praktik pungutan liar (pungli) dan calo yang meresahkan masyarakat.

“Kami segera membangun proyek Mall Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo yang menerapkan digilitalisasi pelayanan sehingga lebih, cepat, mudah dan mencegah praktik pungli. Pekan ini, kemungkinan peletakan batu pertama pengerjaan proyek pembangunan MPP Sukoharjo,” papar dia.

Baca juga: Soal Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19 di Solo, Sukarelawan Sukoharjo Pastikan Gratis

Seorang warga Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Winarno, mengatakan sistem layanan perizinan menggunakan kecanggihan teknologi informasi pada era digital.

Mereka bisa memanfaatkan gawai untuk mengurus syarat administrasi perizinan secara online. Hal ini dilakukan untuk mencegah transmisi penularan virus pada masa pandemi Covid-19.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Perjalanan Makin Longgar,  Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Perjalanan Makin Longgar, Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pada moda transportasi darat  seperti bus menjadi bahan sorotan lantaran pengawasannya masih rendah. Penguatan pelaksanaan prokes penting guna menanggapi perubahan pandemi menjadi endemi.

Berita Terkini

Potensi Tsunami 33,5 Meter di Wonogiri, 6 Pantai Ini Berpotensi Terdampak

Wonogiri menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana tsunami dengan ketinggian hingga 33,5 meter.

Sinyal Lemah, Penarapan Aplikasi PeduliLindungi di Tawangmangu Jadi Susah

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, terkendala sinyal internet yang lemah.

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

Gegara Truk Rem Blong di Wonogiri, Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan

Truk paling belakang mengalami rem blong saat jalan menurun di Wonogiri, lalu menabrak truk Hino yang ada di depannya.

Hak Jawab PT Surya Bayu Sejahtera Terkait Berita Proyek GOR Manahan

Hak Jawab PT Surya Baru Sejahtera terkait berita proyek lanjutan GOR Manahan.

Jurug Solo Zoo Sepi Pengunjung, Ternyata Ini Penyebabnya

Memasuki akhir pekan, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Jurug Solo Zoo masih sepi pengunjung.

Ingat, Knalpot Brong Jadi Fokus Operasi Patuh Candi di Karanganyar

Satlantas Polres Karanganyar akan kembali melakukan giat Operasi Patuh Candi 2021 mulai Senin (20/9/2021).

Perusahaan Di Wonogiri Didatangi Imigrasi Solo, Ada Apakah?

Timpora Kabupaten Wonogiri melaksanakan operasi gabungan, untuk menjalankan penegakan hukum keimigrasian di salah satu perusahaan.

HUT ke-76 PMI Solo Bagi-Bagi Penghargaan, BMPD Jadi Pendonor Terbanyak

PMI Solo meryakan HUT ke-76 dengan membagikan penghargaam kepada sejumlah pihak yang berkontribusi besar pada kegiatan donor darah.

Awas! Perpusatakaan Danukusuman Rusak, Bahaya Bagi Pengunjung

Perpustakaan di Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Solo tetap beroperasi meskipun plafon bangunan ambrol.

Belum Sepenuhnya Gagal, Peserta Ujian PPPK Karanganyar yang Tak Lolos Masih Berpeluang

Peserta seleksi PPPK yang tak lolos ujian bisa mendapat kesempatan kedua apabila apabila peserta yang memenuhi passing grade kurang dari jumlah lowongan yang tersedia.

Sosiolog UNS Sebut Fenomena Arisan Online Tak Lepas dari Pandemi Covid-19

Arisan online dinilai sosiolog UNS sebagai bentuk adaptasi dari budaya lama ke digital yang berkembang pesat di era pandemi Covid-19.

Capaian Vaksinasi di Sukoharjo Jauh dari Target, Kekebalan Kelompok Masih Jauh

Kabupaten Sukoharjo membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) lantaran capaian vaksinasi Covid-19 yang masih jauh dari target.

Oalah, Ternyata Ini Penyebab Proyek Lanjutan GOR Manahan Solo Tak Rampung

Kontraktor gagal memenuhi tenggat waktu penyelesaian proyek lanjutan GOR Manaha Solo faktor pandemi Covid-19.