Pandemi, Pelayanan Adminduk di Karanganyar Difokuskan Online
Petugas memperlihatkan KTP Elektronik yang baru dicetak di Kantor Disdukcapil Kota Serang, Banten, Rabu (4/3/2020). (Antara-Asep Fathulrahman)

Solopos.com, KARANGANYAR - Pelayanan administrasi penduduk (adminduk) Dinas Kependudukan, Catatan Sipil (Disdukcapil) Karanganyar lebih difokuskan melalui daring (online) di tengah kondisi pandemi Covid-19. Program tersebut disambut baik masyarakat dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan layanan tersebut.

Gegara Api Tungku, Rumah Nenek-Nenek di Grobogan Ludes Terbakar

Ihwal pelayanan online tersebut diungkapkan oleh Kepala Disdukcapil Karanganyar, Any Indriastuti, ketika dihubungi Solopos.com Minggu (29/11/2020). Dia mengatakan program pelayanan online dan pengiriman berkas via PT Pos Indonesia masih terus dilanjutkan di kondisi pandemi.

Menurutnya, setiap harinya terdapat 40 orang yang melakukan pengurusan adminduk secara online. Sedangkan untuk kepengurusan KTP rata-rata sehari sebanyak 125 orang, akta kelahiran 70 orang, dan kartu identitas anak (KIA) sebanyak 150 orang per hari.

Cegah Persebaran Covid-19, Parkir Mal di Soloraya Bayar Murah, Cashless, dan Touchless

Pelayanan Adminduk Karanganyar

“Kalau rekam data bisa ke kecamatan atau ke disdukcapil. Tapi selain rekam data, semua bisa dilakukan online dan nanti berkas yang sudah jadi dikirim via pos. Banyak malahan yang menggunakan layanan tersebut terutama saat pandemi Covid-19 saat ini,” jelas dia.

Terpisah, salah satu warga Tuban, Gondangrejo, Muhammad Ryan, 31, mengatakan program adminduk online sangat membantu masyarakat untuk mencegah interaksi langsung dengan orang tak dikenal. Sehingga, kekhawatiran potensi tertular Covid-19 menjadi berkurang. Dia berharap layanan tersebut juga bisa diikuti institusi lainnya.

Wajib Tahu! Ini Seluk Beluk Vaksin Covid-19

“Kalau ada program itu [kepengurusan online] bagus. Jujur saja, saya sampai saat ini kadang masih sedikit takut kalau mengurus berkas di pusat pelayanan karena akan ada interaksi dengan banyak orang di tengah kondisi pandemi. Kalau bisa online semua sebenarnya enak, kami bisa mengurus di rumah tanpa takut risiko tertular covid. Semoga semua kepengurusan data seperti SIM dan pajak kendaraan bisa dilakukan begitu juga,” beber dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom