Tutup Iklan
Anggota DPRD Wonogiri menandatangani berita acara pengambilan sumpah dan janji seusai dikantik di Gedung Graha Paripurna Kantor DPRD, Kamis (15/8/2019). (Solopos/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI -- -terpilih-dprd-wonogiri-mayoritas-lulusan-sma" title="Caleg Terpilih DPRD Wonogiri Mayoritas Lulusan SMA">DPRD Wonogiri diprediksi akan memiliki lima fraksi. Fraksi itu terdiri atas empat fraksi dari partai yang dapat membentuk fraksi sendiri dan satu fraksi gabungan dua partai.

Ketua sementara -lengkap-50-anggota-dprd-wonogiri-2019-2024" title="Daftar Lengkap 50 Anggota DPRD Wonogiri 2019-2024">DPRD Wonogiri, Setyo Sukarno, kepada Solopos.com, Selasa (20/8/2019), menginformasikan lima fraksi yang kemungkinan besar terbentuk meliputi Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, dan fraksi gabungan antara PKB dan PAN. 

PDIP, Golkar, Gerindra, dan PKS dapat membentuk fraksi sendiri karena memenuhi syarat sesuai jumlah perolehan kursi. Sesuai aturan, partai dapat membentuk fraksi sendiri jika memiliki minimal empat kursi. 

Seperti diketahui, PDIP memiliki 28 kursi, Partai Golkar delapan kursi, Partai Gerindra dan PKS masing-masing empat kursi. Sedangkan PKS dan PAN yang masing-masing memiliki tiga kursi harus bergabung agar bisa membentuk fraksi.

“Berdasar informasi yang saya dapatkan, PKB dan PAN memutuskan bergabung membentuk fraksi. Jadi nanti akan ada lima fraksi,” kata politikus PDIP itu melalui sambungan telepon.

Ditanya ihwal struktur dari masing-masing fraksi, Setyo mengatakan baru ada dua partai yang mengajukan usulan, yakni PDIP dan PKS. PDIP mengusulkan Gimanto sebagai ketua, Catur Winarko wakil ketua, dan Supriyanto sekretaris fraksi. 

Sementara PKS mengusulkan beberapa nama. Hanya, dia lupa nama yang diusulkan partai tersebut.

“Kalau partai lainnya belum mengajukan usulan. Kami masih menunggu usulan dari semua partai. Kalau semua sudah mengusulkan, selanjutnya akan ditetapkan,” imbuh Sekretaris DPC PDIP itu.

Ketua DPC Gerindra Wonogiri, Suryo Suminto, mengatakan Gerindra akan mengusulkan satu dari dua nama yang dipilih sebagai ketua fraksi, yakni Imron Rizkyarno dan Siti Hardiyani. Dua nama itu diusulkan kepada DPP sebagai pimpinan DPRD. 

Apabila DPP merekomendasikan Imron sebagai pimpinan DPRD, DPC akan mengusulkan Siti sebagai ketua fraksi. Sebaliknya, jika DPP merekomendasikan Siti sebagai pimpinan DPRD, DPC akan mengusulkan Imron sebagai ketua fraksi. 

"Imron kami usulkan karena dia meraih suara terbanyak dibanding caleg dari Gerindra lainnya. Kalau Bu Siti kami usulkan karena pengurus partai. Di DPC dia sekretaris,” ucap Suryo.

Sementara itu, Sekretaris DPD PKS Wonogiri, Wawan Arifianto, belum bersedia membeberkan legislator yang diusulkan menjadi ketua fraksi. Dia meminta Solopos.com menunggu penetapan DPRD.

Terpisah, Ketua DPC PKB -anggota-dprd-wonogiri-sudah-dilantik-siapa-calon-ketuanya" title="50 Anggota DPRD Wonogiri Sudah Dilantik, Siapa Calon Ketuanya?">Wonogiri, Sumarwoto Umar, mengonfirmasi partainya akan bergabung dengan PAN untuk membentuk fraksi, yakni Fraksi Amanat Kebangkitan Bangsa (FAKB). Dengan demikian FAKB akan berisi enam anggota, yakni tiga anggota dari PKB dan tiga anggota dari PAN. 

Struktural fraksi sudah disepakati berdasar asas adil proporsional yang merujuk pada perolehan suara. PKB memperoleh suara lebih banyak dari pada PAN sehingga jumlah anggota dari PKB yang akan menduduki jabatan di fraksi lebih banyak, yakni dua orang. 

Sedangkan anggota dari PAN hanya satu orang. PKB dan PAN sepakat mengusulkan Sunarno dari PKB sebagai ketua, Suparmo dari PKB wakil ketua, dan Sardi dari PAN sekretaris.

“Kami [PKB dan PAN] membuat MoU koalisi membentuk fraksi sejak 17 Juli lalu,” kata lelaki yang akrab disapa Umar itu. 

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten