Rektor UNS Solo, Ravik Karsidi (kiri), menyerahkan penghargaan kepada perwakilan putra-putri Sinuhun PB XII. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwana (PB) XII, menerima https://soloraya.solopos.com/read/20190313/489/977781/kantin-uns-solo-lama-tak-buka-mbok-jum-sempat-dikira-pergi-umrah" title="Kantin UNS Solo Lama Tak Buka, Mbok Jum Sempat Dikira Pergi Umrah">UNS Award Parasamya Anugraha Dharmakrida Widyatama Budaya. 

Penghargaan yang tertuang dalam SK Rektor UNS Solo Nomor 147/UN27/PP/2012 tersebut diserahkan dalam acara "Mangayubagya Anugerah UNS Award kepada Almarhum SISKS Pakubuwana XII", Jumat (15/3/2019) malam, di Gedung dr. Prakosa Rektorat UNS. 

Penghargaan untuk PB XII diwakilkan putra-putri Sinuhun PB XII. Rektor UNS, Ravik Karsidi, menyatakan dasar pertimbangan PB XII menerima anugerah tersebut karena telah berjasa luar biasa dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, khususnya budaya Jawa. 

“Sinuhun PB XII menurut kami telah berjasa luar biasa terhadap https://soloraya.solopos.com/read/20190313/489/977769/sejuta-kenangan-kantin-mbok-jum-dengan-sego-pecel-yahud-di-uns-solo" title="Sejuta Kenangan Kantin Mbok Jum dengan Sego Pecel Yahud di UNS Solo">UNS. Beliau sangat perhatian pada pendirian UNS di Solo. Dulunya, UNS ini diresmikan Presiden Soeharto pada 11 Maret 1976, di Pagelaran Keraton Surakarta, pada saat beliau menjabat sebagai Raja di Keraton Surakarta. Beliau adalah sosok yang luar biasa dalam bidang pendidikan, utamanya pendidikan di UNS, dan mendorong pengembangan kebudayaan Jawa,” ujar Ravik saat dihubungi Solopos.com melalui sambungan telepon, Minggu (17/3/2019).

Mewakili putra-putri PB XII yang hadir malam itu Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (K.G.P.H.) Puger. Puger mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang luar biasa dari https://soloraya.solopos.com/read/20190313/489/977729/mengenal-mbok-jum-sang-penyelamat-mahasiswa-uns-solo-saat-bokek" title="Mengenal Mbok Jum, Sang Penyelamat Mahasiswa UNS Solo Saat Bokek">UNS kepada PB XII. Dia berharap hal itu bisa menjadi suri teladan bersama, khususnya dalam hal pengembangan pendidikan dan kebudayaan Jawa. 

“Mudah-mudahan dengan penghargaan ini, kita tidak melupakan sejarah apa yang sudah pernah dilakukan pendahulu kita, khususnya Sawarga Sinuhun Paku Buwana XII, dan selalu ingat jati diri kita sebagai wong Jawa di mana di dalam budaya Jawa, terdapat nilai-nilai luhur yang agung bagi siapa pun,” ujarnya. 

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten