Tutup Iklan
Pakai Knalpot Brong Didenda Rp250.000

Solopos.com, KLATEN – Belasan remaja digiring ke Mapolsek Klaten Kota seusai mengikuti karnaval pembangunan, Senin (19/8/2019) siang. Gara-garanya, anak-anak usia SMA itu sempat membuat kebisingan dengan menggeber-geber sepeda motor di tengah karnaval.

Penggunaan sepeda motor dengan knalpot dimodifikasi, sering disebut knalpot brong. Suaranya sangat memekakkan telinga terutama saat pengendara memainkan gas.

Sebagian pengguna knalpot brong bahkan menyumbat telinga dengan kapas. Sedangkan orang lain mendengar suara yang memekakkan telinga. Bagaimana aturan dan landasan hukum tentang penggunaan knalpot brong?


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho