Pajero Sport Terbalik di Tol Salatiga-Kartasura, Pengemudi Meninggal
Kondisi mobil Mitsubishi Pajero Sport B 1424 SJC yang kecelakaan di tol Salatiga-Kartasura, Desa Metuk, Mojosongo, Boyolali, Senin (21/1/2019). (Istimewa/Polres Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI -- Mobil Mitsubishi Pajero Sport mengalami kecelakaan di ruas jalan tol Salatiga-Kartasura, tepatnya di jalur A KM 481+ 600 Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Senin (21/1/2019).

Pengemudi sekaligus satu-satunya orang yang berada di dalam mobil putih berpelat B 1424 SJC tersebut meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu mobil sedang menuju ke arah timur atau arah Kartasura.

Sampai di lokasi kejadian, ban mobil diduga selip kemudian tergelincir ke parit di sisi jalan tol. Dilihat dari kondisinya, mobil seperti terguling-guling sebelum akhirnya berhenti.

Mobil juga terbalik dan ringsek. Sementara itu, petugas Satlantas Polres Boyolali yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu pengemudi mobil tidak sadarkan diri dan mengalami luka di bagian kepala.

Pengemudi mobil itu segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali, namun kemudian meninggal dunia dalam perjalanan.

Sementara itu, polisi belum dapat menemukan kartu indentitas pada diri pengemudi itu maupun di sekitar lokasi kejadian. Pengemudi berjenis kelamin laki-laki, umur sekitar 50 tahun, tinggi badan sekitar 165 cm, perawakan agak gemuk, memakai kaus, celana kolor warna cokelat, terdapat tato di lengan kanan dan kiri serta dada kanan.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro membenarkan informasi tersebut. “Ini kecelakaan tunggal dan belum ditemukan identitas. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” ujarnya, Selasa (22/1/2019).

Sementara itu, dalam penelusuran Solopos.com di RSPA, hingga Selasa siang hari jenazah pengemudi Pajero nahas itu masih disemayamkan di kamar mayat.

Beberapa saat kemudian, seorang warga Boyolali, Reni, 40, mendatangi kamar mayat dan menyatakan mengenali korban saat diperlihatkan foto jenazah oleh petugas setempat.

“Dia [jenazah] Pak Pramono. Itu anaknya Pakde saya,” ujarnya sambil histeris.



Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom