PAJAK GOOGLE : Negosiasi Gagal, Google Terancam Sanksi 150 Persen
Logo Google (design.google.com)

Google terancam kena sangksi sebesar 150 persen.

Solopos.com, JAKARTA – Negosiasi yang dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dengan Google buntu. Hal ini membuat Ditjen Pajak kembali melanjutkan investigasinya.

Muhammad Haniv, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak Jakarta Khusus, mengatakan negosiasi tak berjalan lancar karena nilai tawaran penyelesaian kasus tunggakan pajak (tax settlement) Google jauh lebih kecil dari yang diberikan Ditjen Pajak.

Ditjen Pajak mengingatkan akan meningkatkan status Google di tahapan preliminary investigation, di mana atas Google akan dikenai sanksi bunga 150 persen dari utang pajak.

"Posisi saat ini close settlement, tidak ada lagi settlement. Sekarang masuk tahapan preliminary investigation di Januari dengan dikenakan sanksi bunga 150% dari utang pajak karena kita anggap tidak ada niat baik Google bayar pajak," katanya, Selasa (20/12/2016).

Dijelaskan oleh Haniv sebagaimana dilansir Okezone, sanksi bagi Google bukan hanya membayar utang pajak dan penalti sebesar 150 persen. Bahkan, bila dalam tahap ini Google tetap tidak menunjukkan niat baiknya, pemeriksaan akan meningkat ke tahap full investigation atau investigasi penuh. "Full investigation. Itu 400%," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom