Warga dari berbagai daerah di Karanganyar dan sekitarnya memenuhi pemandian Intanpari di Desa Gaum, Tasikmadu Karanganyar, Minggu (5/5/2019). (Solopos/Iskandar)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Ribuan warga dari berbagai daerah di https://soloraya.solopos.com/read/20190429/494/988670/longsor-di-karangpandan-karanganyar-sejumlah-rumah-dan-jalan-rusak" title="Longsor di Karangpandan Karanganyar, Sejumlah Rumah dan Jalan Rusak">Karanganyar dan sekitarnya berbondong-bondong ke pemandian Intanpari di Desa Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, Minggu (5/5/2019). Mereka ramai-ramai mandi bersama di kolam renang untuk tradisi padusan jelang Ramadan.

“Setiap hari padusan pemandian di sini dibanjiri warga dari berbagai tempat di Karanganyar dan Soloraya. Acara tahunan yang berlangsung menjelang Ramadan ini selalu dibanjiri pengunjung,” ujar Kabid Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha, Karanganyar, Anis Susilowati, ketika ditemui wartawan di pemandian Intanpari, Minggu.

Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi di kolam renang, pengelola pemandian bekerja sama dengan Tim SAR dan beberapa sukarelawan lainnya berjaga-jaga di kolam renang. Selain itu pengelola juga bekerja sama dengan kepolisian untuk menjaga keamanan di kompleks pemandian yang didatangi ribuan pengunjung itu.

Menurut dia, kenaikan jumlah pengunjung ke pemandian https://soloraya.solopos.com/read/20190429/494/988636/catat-ini-jadwal-pleno-rekapitulasi-hasil-pemilu-2019-kpu-karanganyar" title="Catat! Ini Jadwal Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu 2019 KPU Karanganyar">Intanpari sudah terasa sejak beberapa hari menjelang Ramadan. Namun puncak keramaian terjadi pada Minggu kemarin.

“Beberapa hari terakhir memang sudah ada kenaikan jumlah pengunjung. Tapi kenaikan itu memang tidak signifikan seperti sekarang ini. Insya Allah hari ini pengunjung bisa di atas 5.000 orang,” ujar dia.

Pada kondisi normal di hari Minggu jumlah pengunjung sekitar 1.500 orang. Sedangkan kemarin hingga kira-kira pukul 11.00 WIB jumlah pengunjung sudah 1.000 lebih.

Guna menghangatkan suasana pengelola menghadirkan live music di halaman kolam renang. Pengelola menaikkan harga tiket dari semula Rp7.000 per orang pada hari biasa menjadi Rp10.000 per orang.

“Harga tiket pada hari Sabtu dan Minggu biasanya Rp8.000 per orang. Tapi kalau ada event tertentu seperti musim liburan harga tiket memang Rp10.000 per orang,” ujar dia.

Sementara itu salah seorang pengunjung asal Kebakkramat, https://soloraya.solopos.com/read/20190428/494/988499/5.000-pelajar-menari-angsa-bersama-di-jalan-lawu-karanganyar" title="5.000 Pelajar Menari Angsa Bersama di Jalan Lawu Karanganyar">Karanganyar, Ridho, mengatakan dia sengaja datang ke pemandian Intanpari untuk mengantar putranya padusan. Tahun lalu dia juga mengantarkan putranya padusan di Intanpari.

“Saya sengaja datang ke mari seperti tahun lalu, karena pemandian Intanpari ini paling dekat dari rumah dan pelayanan serta fasilitasnya cukup bagus,” kata dia.

Salah seorang pengunjung lainnya, Agus Tri Susilo, warga Tasikmadu, mengatakan sengaja datang ke pemandian Intanpari khusus untuk padusan. Hal ini dilakukannya setiap tahun menjelang Bulan Puasa.

“Saya memilih ke sini [Intanpari] karena selain dekat dengan rumah, pelayanan dan fasilitasnya lumayan bagus. Air yang digunakan untuk mandi juga bersih,” ujar dia.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten