Tutup Iklan

Pacitan KLB, Pemkab Ponorogo Siap Tangkal Hepatitis A

Pemkab Ponorogo sudah mulai memasangan ancang-ancang untuk menghindarkan masyarakat dari penyakit hepatitis A yang saat ini mewabah di Pacitan.

Pacitan KLB, Pemkab Ponorogo Siap Tangkal Hepatitis A

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tenaga kesehatan. (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, PONOROGO -- Mewabahnya penyakit hepatitis A di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, membuat Pemerintah Kabupaten Ponorogo pasang ancang-ancang untuk mengantisipasinya.

Secara geografis, Ponorogo bertetangga dengan Pacitan. Sebelumnya Pemkab Pacitan yang telah ditetapkan berstatus kejadian luar baisa (KLB) .

Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo terus melakukan koordinasi dengan puskesmas di wilayah perbatasan langsung dengan Kabupaten Pacitan, seperti di Kecamatan Ngrayun.

Kepala Dinkes Ponorogo, Rahayu Kusdarini, mengatakan pihaknya meminta puskesmas meningkatkan kewaspadaan bila ada pasien mengalami hepatitis A.

Rahayu juga menginstruksikan kepada puskesmas untuk rutin melaporkan kejadian penyakit yang diderita masyarakat. Sehingga saat ada penyakit yang berbahaya dan mewabah bisa segera diantisipasi.

“Tak cukup itu kami juga lakukan penyuluhan kepada masyarakat, agar lebih menjaga kebersihan terutama makanan,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari siaran pers Pemkab Ponorogo, Senin (1/7/2019).

Lebih lanjut, dia meminta kepada masyarakat untuk lebih menjaga kebersihan dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) supaya masyarakat aman dari penyakir hepatitis A. Dia mencontohkan seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.

Solopos Hari Ini: Tarik Rem Darurat

Solopos edisi Jumat (18/6/2021) mengulas soal lonjakan kasus Covid-19 yang harus diatasi pemerintah. Tingginya angka kasus harian Covid-19 bisa membuat fasilitas kesehatan kolaps.

Aplikasi Simpati Diluncurkan, Isinya Informasi Lengkap Soal Wisata Sragen

Aplikasi Simpati bisa diakses melalui laman simpati.sragenkab.go.id serta juga bisa diunduh di playstore dengan nama Sragen Tourism.

Belgia Lolos ke 16 Besar, Ini Klasemen Grup B Euro 2020

Hasil ini membuat Belgia lolos ke 16 besar sementara Denmark hampir pasti tersingkir di fase grup.

Uposotha Mandala Puja, Ritual Perenungan Diri Umat Buddha

Ritual ini bernama upacara Uposotha Mandala Puja yang diadakan setiap dua kali sebulan pada tanggal satu dan tanggal lima belasĀ  bulan lunar penanggalan Jawa.

Tertular Cacar Langka dari Kucing, Wanita Ini Terancam Buta

Kasus cacar sapi pada manusia meskipun langka namun berpotensi ada kasus serupa di masa depan.

De Bruyne Jadi Pembeda Belgia

Dengan kemenangan ini, Belgia pun menjadi tim kedua setelah Italia yang memastikan diri lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Pentingnya Membangun Impresi yang Baik Untuk Meraih Sukses

Cara membangun impresi yang baik dipaparkan dalam webinar bertajuk Making a Good Impression to be Impactful in New Normal Era.

Cetak Dua Gol, Denzel Dumfries Aktor Krusial di Balik Kemenangan Belanda

Bek kanan Belanda Denzel Dumfries mengguncang Euro 2020 dengan mencetak dua gol. Si "man-of-the-match" ini juga merancang dua gol lain lewat assist-nya.

Belanda 2-0 Austria: Makin Mantap, De Oranje ke 16 Besar Euro 2020

Untuk kali pertama dalam 13 tahun terakhir Belanda lolos ke-16 besar Euro setelah tersingkir pada fase grup Euro 2012 dan tidak lolos ke putaran final dalam edisi 2016 turnamen ini.

Jepang Segera Luncurkan Paspor Vaksin, Apa Itu?

Jepang segera meluncurkan paspor vaksin yang diperuntukkan pelancong Jepang dan akan diluncurkan mulai bulan depan.

Wali Kota Covid-19, 50 ASN Salatiga Swab Test

Sebanyak 50 aparatur sipil negara atau ASN di Kota Salatiga wajib menjalani pemeriksaan atau tes usap atau swab.