Pemadam kebakaran dan warga memadamkan api yang membakar workshop mebel di Jl. Lawu Nomor 47, tepatnya di timur Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Karanganyar, Kamis (6/6/2019). (Solopos-Wahyu Prakoso)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pabrik mebel di Jl. Lawu No. 47, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), tepatnya di timur Rumah Dinas Bupati Karanganyar terbakar, Kamis (6/6/2019). Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, pabrik mebel milik Rohmat Subagyo, 58, yang terletak di belakang rumahnya terbakar pukul 13.15 WIB.

Saat itu, Cicup—panggilan akrab Rohmat—sedang mengunjungi rumah saudaranya di Desa Wonolopo, Tasikmadu, Karanganyar bersama seluruh anggota keluarga. Kobaran api dan kepulan asap muncul pada bengkel mebel tersebut. Saat itu, warga yang melihat kebakaran langsung melaporkannya kepada petugas pamadam kebakaran.

Cicup menjelaskan, salah satu saudaranya, Yayuk, 46, memberikan kabar kebakaran tersebut saat ia dalam perjalanan pulang sekitar pukul 13.30 WIB. "Saya panik mendengar kabar tersebut. Biasanya regol enggak saya kunci. Saya kunci dengan kawat. Mobil saya parkir di regol. Saya takutnya rumah terbakar, ada surat-surat penting di rumah," katanya kepada Solopos.com saat ditemui di rumahnya.

ia mengatakan puluhan warga dan beberapa petugas pemadam kebakaran sudah berusaha memadamkan api begitu ia sampai rumah. Ia mengaku lega ketika melihat mobilnya sudah diparkir di pinggir jalan dan kobaran api tidak merembet ke bangunan lainnya.

"Bangunan yang terbakar isinya kayu, gebyok, lemari, lesung, dan peralatan workshop. Kami tidak sempat menyelamatkan satu barang dari bangunan. Saya perkirakan jumlah kerugian materiel Rp150 juta," ujarnya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Karanganyar, Ipda M. Sutrismiyatno, yang mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Effendi, menjelaskan bangunan yang terbakar berukuran 12 m x 8 m terbakar habis sampai atap. Api dapat dipadamkan oleh pemadam kebakaran selama 1,5 jam. "Titik api penyebab kebakaran diduga dari hubungan pendek arus listrik di tempat setrika pakaian," katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten