Bos Regarsport, Jumariyanto (kiri) dan Pemred Solopos Suwarmin di Hotel Syariah, Jumat (3/5/2019). (Solopos-Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SUKOHARJO – Sebagai salah satu peraih penghargaan di ajang Best Brand Index-Jogja Best Brand Index (SBBI-JBBI) 2019, PT Regar Sport Industri Indonesia, akan terus membangun brand ke jenjang lebih tinggi. Perusahaan di bidang pakaian berbasis industri yang berpusat di Wonogiri tersebut meraih penghargaan Outstanding Start Up Business.

Bos Regar Sport, Jumariyanto, membuka kemeriahan panggung SBBI-JBBI 2019, Jumat (3/5/2019). Dia memperkenalkan tentang perusahan jersey yang berpusat di Wonogiri di hadapan penonton.

Selaku owner dari Regar Sport, Jumariyanto, mengaku kaget dengan penghargaan yang diterimanya. Di tengah upaya Regar Sport status usahanya menjadi usaha besar, tiba-tiba penghargaan itu muncul.

"Terus terang bagi kami, Regar Sport ini prematur. Pada 2014 kami masih usaha mikro. Pada 2015 sudah usaha kecil dan tahun ketiga masuk usaha menengah. Saat ini kami fokus menuju usaha besar, tahu-tahu ini [penghargaan] muncul," kata dia kepada wartawan di Hotel Syariah, Jumat (3/5/2019).

Baginya, penghargaan dalam ajang SBBI-JBBI tersebut sangat berarti, mengingat saat ini Regar Sport masih terus mengembangkan diri. "Penghargaan ini luar biasa. Kami tidak berpikir untuk go public. Hal yang kami pikirkan hanya yang kami kerjakan, yaitu melihat peluang, peluang dan peluang. Ternyata ini dinilai sesuatu yang beda.

Penghargaan di ajang SBBI-JBBI menurutnya merupakan titik tolak branding Regarsport di tingkat regional. Ke depan Regar Sport akan terus bergerak untuk mengembangkan branding di tingkat nasional.

"Kami menilai kerja sama kami dengan media seperti Solopos ini akan membuka pintu ke ranah nasional. Pada 2020 nanti kami berharap sudah melenggang di tingkat nasional," kata dia.

PT Regarsport Industri Indonesia atau yang lebih sering disebut dengan Regar Sport merupakan perusahaan yang bergerak di bidang sandang dengan basis produksi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Perusahaan tersebut berkembang sangat pesat dalam tiga tahun terakhir. Tercatat, sejak 2014 didirikan, Regar Sport telah mencatat corporate growth rata-rata 300% tiap tahun. Hal itu ditunjukkan dari jumlah omzet tahunan dan kenaikan jumlah aset perusahaan.

Hal yang menarik, Regar Sport sebagian besar diisi oleh pemuda-pemudi asli Wonogiri yang berlatar belakang pendidikan SMA ataupun SMK. Namun mereka punya kemauan kuat untuk belajar dan berkembang sehingga memiliki pemahaman luar biasa terhadap industri ini.

Awalnya Regarsport adalah reseller produk-produk olahraga. Melihat pasar produk-produk olahraga yang sangat terbuka lebar, Jumariyanto mulai memfokuskan diri untuk menjadi penyedia produk jersey seragam olahraga. Berbekal ruang kecil di rumahnya, dia mulai menerima pesanan jersey. Saat itu ia hanya menerima jersey untuk olahraga voli.

Pada 2016, Regar Sport mulai melebarkan pasar. Dari produksi dengan teknik sablon, berubah menjadi jersey printing. Dengan berbekal mesin printing yang kala itu pembayarannya masih diangsur karena memang bermodal kecil, Regarsport mulai memantapkan diri menjadi yang terdepan karena saat itu jersey printing belum begitu banyak berkembang.

Dari laporan tahunan yang ada, Regar Sport yang hanya beromzet sekitar Rp360 juta pada 2014, pada 2015 omzetnya melonjak mencapai Rp1,2 miliar. Pada 2016 omzet kembali meningkat menjadi Rp4,2 miliar. Kemudian pada 2017 omzet meningkat drastis mencapai Rp16 miliar.

Sedangkan pada 2018 kemarin, omzet Regar Sport naik berlipat menjadi Rp36 miliar. Dengan corporate growth tersebut, sepertinya PT Regarsport Industri Indonesia memang pantas dianugerahi penghargaan Outstanding Start Up Business di ajang SBBI-JBBI 2019. ()


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten