SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Lumajang–Terlalu banyak mengkonsumsi pil koplo, narapidana kasus pengedar pil koplo, Mochamad Zaini, 23 tahun, warga Desa Karangbendo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, menderita lumpuh.

Zaini menjalani masa-masa akhir hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2B Kabupaten Lumajang dengan berbaring di tempat tidur di ruang isolasi lapas.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik, Narapidana dan Program Kegiatan Lapas 2B Lumajang, Martono siang ini (5/4) mengatakan, sejak tiga bulan terakhir ini Zaini hanya bisa tengkurap di tempat tidur.

Narapidana yang dihukum setahun penjara gara-gara terlibat peredaran pil koplo ini dirawat oleh ibunya di ruang isolasi lapas.

“Untuk sekadar duduk, berdiri atau berbaring dia tidak bisa. Sehari-harinya dirawat oleh ibunya. Makan, mandi maupun buang hajat, semuanya dibantu oleh ibunya,” ujarnya.

Menurut keterangan medis pihak Rumah Sakit Bhayangkara Kabupaten Lumajang, kata Martono, narapidana ini kehilangan tulang penyangga.
“Tulang rawan di bagian pinggang tidak ada. Sehingga pinggangnya tidak bisa ditekuk. Untuk gerak saja, dia merasa kesakitan,” kata Martono.

Dia menambahkan bahwa penyakit Zaini ini tidak bisa disembuhkan. “Tidak ada obatnya,” katanya. Sejauh ini, Zaini hanya menerima obat penghilang rasa nyeri.

“Setiap sepuluh hari sekali, Zaini mendapat perawatan kesehatan,” katanya.

Martono mengatakan Zaini terlalu banyak mengonsumsi pil koplo. “Dia terlalu banyak mengonsumsi dextro,” kata Martono.

Kondisi kesehatan Zaini sebenarnya normal, namun tidak adanya tulang penyangga di bagian pinggang membuatnya lumpuh. Zaini, lanjut Martono, saat ini hanya tinggal menjalani hukuman subsidernya saja. “Akhir April ini dia sudah bebas,” kata Martono.

tempointeraktif/fid

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya