Tutup Iklan

Otto Minta Jessica Dibebaskan, Tuding Jaksa Lemah dalam Bukti Patologi

Otto Minta Jessica Dibebaskan, Tuding Jaksa Lemah dalam Bukti Patologi

SOLOPOS.COM - Terdakwa Jessica Kumala Wongso memberi keterangan dalam sidang ke-26 kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, Rabu (28/9/2016), di PN Jakarta Pusat. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)

Pembacaan pleodi Jessica Wongso berakhir. Intinya, Jessica minta dibebaskan dari segala dakwaan.

Solopos.com, JAKARTA — Pembacaan pledoi Jessica Kumala Wongso akhirnya selesai juga dibacakan, Kamis (13/10/2016) sore. Pembacaan pledoi yang memakan waktu dua hari ini diakhiri dengan permintaan agar majelis hakim membebaskan Jessica dari segala tuntutan.

Pledoi tersebut diakhiri permintaan penasihat hukum Jessica terhadap majelis hakim.

“Pertama, menyatakan terdawakwa Jessica Kumala Wongso alias Jessica Wongso alias Jes tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana disebutkan dalam Pasal 340 KUHP. Dua, membebaskan terdakwa Jessica dari segala dakwaan melepaskan terdakwa dari dakwaan dan tuntutan hukum. Ketiga, memulihkan hak-hak dan martabat terdakwa seperti semula. Keempat, membebankan biaya perkara kepada negara,” kata pengacara Jessica, Otto Hasibuan, dalam pembacaan pledoi.

Di luar persidangan, Otto menyatakan optimismenya bahwa majelis hakim akan mengabulkan permintaan dalam pledoi tersebut. Pasalnya, kata dia, dakwaan jaksa sangat lemah terutama dalam pembuktian Wayan Mirna Salihin meninggal dunia karena racun sianida. Baca juga: Semua Dibantah, Mirna Kejang-Kejang Juga Dibantah.

“Secara teoritis begitu [optimistis] jelas sekali ujung sampai akhir. Inti persoalan yang kemarin kami bahas itu soal patologi. Jaksa tidak menyinggung ini, tidak masuk ke patologi, karena lemah di sana. Dia hanya bahas tentang ahli psikologi. Padahal ini harus ditentukan dulu orang mati karena sianida. Kalau tidak terbukti sianida, ya tidak bisa dilanjutkan,” kata Otto dalam wawancara dengan TV One.

Berita Terkait

Berita Terkini

Horornya Jalan Tol KM 542 Sragen: 8 Bulan, 3 Kecelakaan, 3 Nyawa Melayang

Kecelakaan kembali terjadi di jalan tol Solo-Kertosono, tepatnya di KM 542.200 jalur A di Desa Bumiaji, Gondang, Sragen.

Layanan 5G Hadir di Solo, Pelayanan Publik Bisa 24 Jam

Peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo di Solo kian mendukung kota ini menjadi kota pintar atau smart city.

Terbentur Undang-Undang, Kemenag Solo Tak Keluarkan Izin Tempat Belajar Anak-Anak Perusak Makam di Mojo

Kemenag Kota Solo memastikan tidak mengeluarkan izin keberadaan kuttab atau lembaga pendidikan anak usia dini di Mojo, Pasar Kliwon.

Rumah di Pinggir Jalan Raya Bikin Pusing? Coba Tips Ini

Tanam saja tanaman perdu yang daunnya berwarna-warni. Selain bisa meredam suara berisik, adanya tanaman ini bisa memperindah rumah di pinggir jalan.

7 Rekomendasi Mobil Murah di Bawah Rp100 Juta yang Terjangkau

Dengan harga yang terjangkau, Anda bisa mendapatkan berbagai alternatif mobil murah di bawah Rp100 juta yang cocok untuk kantong Anda.

Warga Sragen Buktikan Ivermectin Ampuh Jadi Obat Covid-19, 5 Hari Mengonsumsi Langsung Negatif

Mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono, mempromosikan Ivermax 12 atau Ivermectin sebagai obat penyembuh Covid-19. Obat itu diklaim ampuh.

Mantan Bupati Sragen Promosikan Ivermectin Sebagai Obat Covid-19, Terbukti Ampuh?

Bupati Sragen periode 2001-2011, Untung Wiyono, mempromosikan Ivermax 12 atau Ivermectin sebagai obat penyembuh Covid-19. Obat itu diklaim ampuh.

Kasus Kematian Covid Tanpa Komorbid Tinggi

Angka kematian pasien Covid-19 di Klaten masih tinggi. Tak hanya pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta, pasien yang meninggal tanpa komorbid sebesar 35%.

Vaksin Bikin Tubuh Aman dari Covid-19? Cek Faktanya

Vaksin Covid-19 bukanlah satu-satunya alat yang dapat melindungi tubuh dari infeksi virus corona.

Dua Juru Parkir Liar di Kota Madiun Diringkus Polisi

Dua juru parkir liar ditangkap Polres Madiun Kota dalam pemberantasan aksi premanisme dan pungli.

Duh! Petani Tembakau di Klaten Terancam Gagal Panen Gara-Gara Cuaca Tak Menentu

Sejumlah petani tembakau di Klaten dilanda kegalauan. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan tanaman tembakau tak tumbuh secara optimal.

Isolasi Lokal di Gedawung Baturetno Wonogiri Selesai, Warga Siraman Pakai Air Kendi

Isolasi lokal yang diterapkan di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri telah selesai, Selasa (22/6/2021).