Optimistis Membaik, Pemkab Karanganyar Naikkan Target PAD Wisata 2021
Warga bertamasya di Grand Sondokoro, Tasikmadu, Karanganyar Senin (22/2/2021). Turunnya angka Covid-19 di Karanganyar berangsur berdampak positif pada perkembangan usaha sektor wisata. (Istimewa/Pengelola Grand Sondokoro)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemkab Karanganyar melalui optimistis sektor wisata tahun ini akan membaik meski pandemi masih berlangsung. Berbekal optimisme tersebut, Pemkab melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menaikkan taregt pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun ini.

Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan pada 2020 pihaknya menargetkan PAD sebesar Rp750 juta setelah adanya rasionalisasi pertimbangan kondisi Covid-19. Realisasinya, PAD yang masuk melebihi target yakni Rp1 miliar lebih. Untuk tahun ini, pihaknya optimistis bisa meraup PAD yang sama atau melebihi pencapaian pada 2020.

“Kami tahun kemarin bisa mencapai 128% dari target. Tahun 2021 targetnya juga sama Rp750 juta, tapi dengan kondisi saat ini kami optimistis akan bisa mencapai lebih dari pendapatan tahun kemarin. Setidaknya untuk tahun ini sama lah dapatnya,” beber dia kepada Solopos.com, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Dinkes Jateng: Vaksin Untuk Pelaku Ekonomi Ditarget April

Titis mengatakan pihaknya terus mendorong pengelola wisata untuk terus mempertahankan tren kunjungan wisata yang berangsur membaik. Tren tersebut didukung efektivitas metode pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan masifnya program vaksinasi di Karanganyar.

“Saat ini kami optimistis untuk bisa mengembangkan wisata lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya di tengah kondisi wabah Covid-19 ini. Karena beberapa faktor saat ini kunjungan destinasi wisata berangsur mulai meningkat. Meskipun sebentar lagi low season, kami ingin mendorong agar pengelola bisa kreatif mempertahankan momentum ini dengan berbagai program unuk daya tarik calon pengunjung,” terang dia.

Prioritas Vaksinasi

Menurutnya Disparpora juga menjadi salah satu OPD yang menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19 untuk tahap II pada Februari 2021 hingga Maret 2021. Sehingga, dengan adanya hal tersebut dapat membantu pelayanan untuk mendongkrak wisata menjadi lebih baik.

Baca juga: 17 Bus Pariwisata Boyolali Bukti Korupsi Asabri Disimpan di Garasi DAMRI Palur

“Vaksinasi untuk Disparpora Karanganyar juga menjadi salah satu branding kami untuk menunjukan kesungguhan kami dalam mendongkrak sektor pariwisata. Karena kami juga banyak berinteraksi dengan banyak orang. Adanya vaksinasi ini membantu kami memberikan kepercayaan kepada calon pengunjung kalau sektor pariwisata benar-benar diperhatikan oleh Pemkab,” ungkap dia.



Berita Terkini Lainnya








Kolom