Retakan terlihat di tepi oprit overpass jalan tol Solo-Ngawi, kawasan Tangkil, Sragen, yang ambles, Minggu (26/5/2019). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN -- Oprit atau timbunan tanah penghubung jalan dengan badan overpass jalan tol Solo-Ngawi yang dibangun di Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen, ambles sekitar 30 sentimeter (cm).

Padahal, overpass itu belum juga genap berumur satu tahun. Pantauan Solopos.com di lokasi, Minggu (26/5/2019), oprit overpass yang ambrol tersebut berada di sebelah selatan. Kedalamannya 20-30 cm.

Overpass itu masih bisa dilalui kendaraan bermotor. Meski begitu, permukaan jalan yang berlapis beton menjadi lebih curam. Tak jarang pengguna jalan dibuat kaget saat melintasi bagian oprit yang ambles tersebut.

“Saya tidak tahu sejak kapan jalan itu ambles. Tapi, pekan lalu saya lewat ini kondisinya sudah seperti ini. Kalau belum paham jalan itu ambles sudah pasti akan kaget,” ujar Supardi, pengguna jalan asal Kedungupit saat ditemui Solopos.com di lokasi.

Selain ambles, muncul retakan di bagian tepi oprit overpass. Retakan itu juga muncul di bagian dinding fondasi oprit overpass di jalan tol Solo-Ngawi Km 534. Retakan juga muncul di oprit overpass bagian utara meski kondisinya tidak separah di oprit overpass bagian selatan.

Kepala Desa Tangkil, Agus Sriyanto, mengaku baru mendapat kabar terkait amblesnya oprit overpass jalan tol di wilayah kerjanya tersebut. Dia mengaku belum mengecek langsung kondisi oprit yang ambles itu.

Ke depan, dia berencana melaporkan ke pihak terkait agar amblesnya oprit overpass itu bisa cepat tertangani supaya tidak bertambah parah. “Nanti saya coba berkomunikasi dengan PT SNJ yang berkantor di dekat Exit Tol Klodran,” jelasnya.

Sebelum dibuatkan overpass, jalan tersebut biasa difungsikan warga sebagai jalur evakuasi saat terjadi banjir luapan dari Sungai Bengawan Solo. Warga sekitar sempat menuntut PT SNJ membangun underpass ketimbang overpass. Akan tetapi, tuntutan warga tersebut tidak dipenuhi PT SNJ karena jalur itu sudah diapit dua overpass.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten