Tutup Iklan

Operasi Pangan Murah dan Gratis Digelar di Masjid Al Falah Sragen

Operasi Pangan Murah dan Gratis ini digelar di Masjid Raya Al Falah Sragen untuk meringankan beban masyarakat setelah dihantam pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun.

 (Istimewa/Humas ACT Sragen)

SOLOPOS.COM - (Istimewa/Humas ACT Sragen)

Solopos.com, SRAGEN – Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang bernaung di bawah Global Islamic Philantropy (GIP) bekerja sama dengan manajemen Masjid Raya Al Falah Sragen membuka Pasar Rakyat, Jumat (22/10/2021). Pasar Rakyat ini mengusung program Operasi Pangan Murah dan Operasi Pangan Gratis.

Kegiatan ini diselenggarakan setelah Subuh di halaman Masjid Raya Al Falah Sragen. Program yang terselenggara berkat dukungan donatur atau para dermawan itu menyasar 100 penerima manfaat.

Baca Juga: Food Truck ACT Mampir di Sragen, Bagikan Makanan Gratis bagi Peserta Vaksinasi

“Operasi Pangan Murah dan Operasi Pangan Gratis ini diharapkan dapat berjalan secara masif di masjid-masjid yang lain sehingga mampu menggerakkan kedermawanan dan menghapuskan kelaparan saudara sebangsa di tengah wabah pandemi Covid-19,” ujar Kepala Cabang ACT Sragen, Muhammad Luthfi, kepada Solopos.com.

Pasar Rakyat ini digelar untuk meringankan beban masyarakat setelah dihantam pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun. Diakui Luthfi, pandemi Covid-19 telah melemahkan sendi-sendi kehidupan. Satu dari sekian banyak dampak yang dirasakan ialah melumpuhnya perekonomian.

Baca Juga: Nyaman dan Enaknya Tidur di Hotel Kapsul Masjid Al Falah Sragen

“Hal tersebut menyebabkan banyak saudara kita yang diliputi kesengsaraan seperti kehilangan mata pencarian, minim pemasukan, hingga kesulitan penuhi kebutuhan harian bahkan untuk sekadar makan. Kemiskinan akut menyebabkan masalah-masalah lainnya turut berdatangan, salah satunya yakni kerawanan pangan. Sedekah menjadi solusi nyata untuk mengentaskan saudara sebangsa dari kemiskinan,” tegasnya.

ACT dan manajemen Masjid Raya Al Falah sebelumnya telah membagikan kupon kepada 100 penerima manfaat untuk ditukar dengan paket sembako. Kebanyakan dari mereka merupakan fakir miskin atau warga prasejahtera yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Keren, Masjid Al Falah Sragen Kini Punya Baitul Mal

Ketua Takmir Masjid Raya Al Falah Sragen, Kusnadi Ikhwani, berharap program operasi pangan mudah dan operasi pangan gratis itu bisa menggerakkan umat Islam untuk melaksanakan Salat Subuh di masjid.  “Terima kasih kepada para donatur dan Aksi Cepat Tanggap Sragen. Masjid Raya Al Falah selalu berusaha memberikan kebahagiaan kepada umat Islam,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Jadi Wisata Keluarga, The New Kemukus Bukan Lagi Wisata Esek-Esek

Gunung Kemukus sempat terkenal sebagai wisata esek-esek setelah wartawan Australia memublikasikan artikel tentang objek wisata di Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ini.

Round Up: Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebarannya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Roemah Tiga, Alumni SMAN 3 Solo Bantu Digitalisasi Sekolah

Roemah Tiga tahun ini menggulirkan program 7 PPKP yang diinisiasi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, sekaligus Ketua Dewan Penasihat Roemah Tiga.

Bisnis Menggiurkan Madu Klanceng Petani Milenial Jatinom Klaten

Selain memiliki banyak khasiat dan sangat menguntungkan secara ekonomi, budidaya lebah klanceng ditujukan menjaga ekosistem alami.

Berpikir Positif Berlebihan Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Pemkab Wonogiri meminta warga tak berpikir positif secara berlebihan lantaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah landai.

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.