Kategori: Solo

Operasi Malam Minggu: 30 Knalpot Brong di Solo Disita, 36 PSK Ditangkap


Solopos.com/Ichsan Kholif Rahman

Solopos.com, SOLO — Jajaran Polresta Solo menggelar dua razia berskala besar yakni razia knalpot brong dan razia penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu (27/2/2021) malam WIB. Hasilnya 30 pengguna knalpot brong kena tilang dan 36 pekerja seks komersial (PSK) diamankan patroli gabungan.

Kapolresta Solo Komhes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan Minggu (28/2/2021) mengatakan seluruh Polsek jajaran Polresta Solo seluruhnya menggelar operasi pekat di wilayah. Namun, ada dua fokus utama operasi pekat yakni di Kestalan dan Gilingan.

Baca Juga: Kronologi Rombongan Perguruan Silat & Tukang Parkir Gegeran di Karanganyar, Ternyata Gegara Ini

“Operasi knalpot brong juga kami gelar, hasilnya 30 pengguna knalpot brong kami tilang. Sedangkan dalam operasi pekat, 36 orang pekerja seks komersial (PSK) kami amankan dari dua lokasi,” papar Kapolresta Solo.

Kapolresta Solo menambahkan 30 motor dengan knalpot brong itu telah disita petugas. Pemilik wajib mengganti knalpot brong dengan knalpot standar di Mako Satlantas Polresta Solo. Ia menambahkan jajaran Polresta Solo berkomitmen mewujudkan Solo Bebas Pekat dengan program Tiada Hari Tanpa Rzia (THTR).

Baca Juga: Misteri Makam Kuno di Kemalang Klaten Selamat dari Erupsi Merapi, Punya Siapa Ya?

Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka hadir dalam razia pekat wilayah Gilingan dan Kestalan itu. Gibran menyampaikan seluruh orang yang ditangkap akan dibina oleh Dinas Sosial.

Ia mengaku selama blusukan, ia banyak memperoleh keluhan masyakat tentang aktivitas yang meresahkan. Sebanyak 36 orang itu mayoritas warga luar Kota Solo.

Baca Juga: Capek Disalahkan Terus Soal Underpass Makamhaji, Pemkab Sukoharjo Minta Ini Ke Kemenhub

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi