Operasi Kedua Marquez Dinilai Gagal, Kapan Balapan Lagi?
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez (REUTERS/Marcelo Del Pozo)

Solopos.com, MADRID — Marc Marquez terancam absen lebih lama di Moto GP setelah operasi kedua pada lengan kanannya dianggap gagal.

Juara bertahan Moto GP itu bahkan diprediksi baru bisa membalap pada tahun depan atau setelah Moto GP 2020 usai. Dokter juga tidak merekomendasikan Marquez menguji prototype motor baru Honda di akhir musim untuk balapan 2021.

Ciri-Ciri Mayat Wanita Mengapung di Bengawan Solo Sragen: Tinggi 168 Cm dan Rambut Lurus

Agustus lalu Honda menyebut Marquez bisa absen dua hingga tiga bulan seusai menjalani operasi kedua. Itu artinya sang pembalap kemungkinan kecil bakal menikmati seri di musim ini. Sebagai informasi, seri terakhir Moto GP 2020 berlangsung di Portugal 22 November atau kurang dari tiga bulan.

Namun fisioterapis Ruben Garcia Ruiz menilai pemulihan Marquez bisa lebih lama karena operasi kedua tak berjalan memuaskan. Menurut Ruiz, jika operasi terbaru berjalan normal, gips yang dikenakan The Baby Alien tidak akan mencapai jari telunjuk tangan kanan.

Tingkatkan Kesadaran Gaya Hidup Sehat, Sharp Bagikan Ratusan Sepeda di Perayaan HUT Ke-108

Faktanya, Marquez kini mengenakan gips yang menutupi lengan kanan hingga mencapai telunjuk. Ruiz mengklaim Marquez bisa menjalani prosedur kedua setelah operasi dengan memasang sekrup di sepanjang sumbu humerus yang dimasukkan dari siku.

“Saya memiliki hipotesis yang lebih berisiko, operasi kedua mungkin tidak berjalan sesuai keinginan,” ujar Ruiz dilansir Tuttomotoriweb, Senin (7/9/2020).

Awas Calo Berkeliaran! Peserta SKB CPNS Ponorogo Jangan Tergiur Harapan Palsu

Melihat sejumlah kondisi tersebut, Marquez dinilai membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih dari cedera humerus tersebut. Ruiz bahkan menyarankan Marquez menolak menguji prototype motor di akhir musim agar sang pembalap bisa benar-benar bugar di musim mendatang.

“Jika tidak, Marquez akan kesulitan memulihkan sikunya.” Akhir pekan ini Moto GP kembali berlanjut di San Marino, 13 September.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom