On The Track, Hujan Tak Ganggu Pembangunan Overpass DI Pandjaitan Solo

Proyek peninggian overpass di Jl DI Pandjaitan, Ngemplak, Banjarsari, Solo, masih sesuai rencana meski cuaca hujan menjadi tantangan tersendiri.

 Ekskavator dioperasikan untuk pengerukan tanah sebagai persiapan memasang abutmen pembangunan overpass Jl DI Pandjaitan, Solo, Minggu (16/1/2022). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Ekskavator dioperasikan untuk pengerukan tanah sebagai persiapan memasang abutmen pembangunan overpass Jl DI Pandjaitan, Solo, Minggu (16/1/2022). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SOLO — Proses pembangunan overpass Jl DI Panjaitan, Ngemplak, Banjarsari, Solo, terus berjalan. Setelah proses pengerukan untuk abutment atau kepala jembatan, selanjutnya pengerjaan back wall dan wing wall yang ditargetkan selesai pertengahan Februari.

Kondisi cuaca yang masih kerap hujan belakangan ini memang menjadi tantangan tersendiri, namun hal itu tak terlalu berpengaruh pada proses pengerjaan. Seperti diketahui, proses pembangunan overpass DI Pandjaitan per Minggu (16/1/2022) mulai proses pengerukan tanah dan pengerjaan pile cap.

PromosiDekat Golden Triangle, Indonesia Ladang Empuk Jaringan Narkoba Global

Proses itu masih berlangsung pada Selasa (18/1/2022). PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah Area III, Albertus Dito, mengatakan untuk progres pembangunan overpass, setelah dilakukan Pile Driving Analyzer (PDA) Test pada 14 Januari 2022 kemarin, tahapan selanjutnya adalah pemasangan fondasi batu kosong.

Baca Juga: Peninggian Overpass DI Pandjaitan Solo, Pekerja Mulai Garap Abutment

Tahapan itu ditargetkan selesai dalam tiga hari. Selanjutnya proyek peninggian overpass DI Pandjaitan, Solo, akan memasuki tahap pembuatan beton tumbuk atau rabat beton yang biasanya dilakukan sehari setelah fondasi batu kosong selesai dikerjakan. Kegiatan itu direncanakan juga memakan waktu tiga hari.

Pembesian

“Setelah itu kami lanjutkan dengan bekosting dan pembesian, direncankaan butuh waktu sekitar dua pekan. Nanti paralel dengan proses beton. Jadi yang sudah siap bekisting langsung kami cor. Kami targetkan pertengahan Februari nanti sudah selesai pekerjaan back wall dan wing wall,” katanya, Selasa.

Baca Juga: Puluhan Pelaku Usaha Terdampak Peninggian Overpass DI Pandjaitan Solo

Kondisi cuaca saat ini dengan intensitas hujan yang cukup tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan. Namun Dito mengatakan sejauh ini proses pembangunan masih bisa berjalan sesuai rencana.

“Saat ini kami memang masih proses untuk abutment, selama penggalian juga terjadi hujan. Tapi bisa langsung kami pompa di sisi utara dan selatan, air langsung kami buang. Sejauh ini masih dapat tertangani sesuai metode teknis,” katanya.

Baca Juga: Peninggian Overpass DI Pandjaitan Solo Buka Jalan KRL sampai Palur

Sebagaimana diketahui, proyek peninggian overpass di Jl DI Pandjaitan, Solo, dilakukan untuk mendukung operasional kereta rel listrik (KRL) Solo-Jogja sampai Stasiun Palur di Karanganyar. Selama ini ruang bebas yakni antara rel KA dengan bagian bawah lantai jembatan dinilai kurang memadai untuk sarana KRL.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Cerita tentang Bandit Jawa dan Praktik Kecu Masa Kolonial di Soloraya

+ PLUS Cerita tentang Bandit Jawa dan Praktik Kecu Masa Kolonial di Soloraya

Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, praktik perkecuan atau kecu atau bandit sosial menempati posisi tertinggi tindak kriminalitas di wilayah Vorstenlanden Surakarta atau Soloraya, yang terjadi akibat kesenjangan status sosial yang tinggi, serta pengaruh kebijakan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Berita Terkini

Sragen Hari Ini: 21 Mei 2016, Kecelakaan Maut Bus & Motor, 1 Meninggal

Enam tahun lalu, tepatnya pada 21 Mei 2016, terjadi kecelakaan lalu lintas di jembatan Mageru, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Warga Sragen Wetan Meninggal di Kamar, Ketahuan Seusai Jendela Didobrak

Seorang warga Sragen Wetan Sragen, ditemukan meninggal dunia sendirian di rumah. Korban ketahuan meninggal setelah ada warga yang mendobrak jendela rumahnya.

Tak Kuat Menanjak, Espass Nggelondor ke Jurang di Karangpandan

Mobil Daihatsu Zebra Espas yang dikemudikan warga Karangpandan, Karanganyar, ngglondor masuk jurang setelah tak kuat menanjak. Beruntung, sopir hanya mengalami luka ringan.

Keistimewaan Boyolali, Aneka Kuliner Lezat hingga Ikon Monumen Dunia

Kabupaten Boyolali dengan sederet keistimewaan terdiri atas 22 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 261 desan dan 6 kelurahan.

Pengerjaan Proyek Pasar Nglangon Lambat, Bupati Sragen Marahi Konsultan

Bupati Sragen berang saat mengetahui progres pembangunan Pasar Nglangon senilai Rp33,7 miliar baru berjalan 0,48% dari seharusnya 11%.

Wow, Ada Monca Nail Art Juga Loh di Korean Wave Solo Grand Mall

Monca Nail Art menjadi salah satu gerai peserta Korean Wave yang digelar Solopos Media Group (SMG) dan Solo Grand Mall. Monca Nail Art memberi diskon 20% untuk semua treatment.

Petani Milenial Sukoharjo: Hasil Panen Bisa untuk Healing dan Perawatan

Petani milenial kini tak harus terjun ke sawah karena ada banyak kegiatan bisa dilakukan untuk mengoptimalkan usaha pertanian, salah satunya bidang pemasaran.

Ratusan Buku Belanda di Museum Radya Pustaka Jarang Dibaca, Ini Isinya

Ratusan buku berbahasa belanda di Perpusatakaan Museum Radya Pustaka Solo jarang dibaca oleh pengunjung.

Alasan di Balik Kafe Kopi Lebih Ngetren Ketimbang Kafe Teh

Teh lebih populer dijajakan di angkringan, sementara kopi di kafe-kafe berkelas. Ada alasan di balik fenomena tersebut.

Cerita Gema Salam Dampingi Napiter Asal Klaten saat Bebas dari Lapas

Yayasan Gema Salam menjemput napiter yang sudah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas/LP) Gunung Sindur, Parung, Bogor atas nama Agung, asal Kabupaten Klaten.

Mewujudkan Mimpi Bupati Yuni Miliki Teh Khas Sragen

Meski tak punya kebun teh, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati ingin Kabupaten Sragen memiliki teh khas.

Peran Sendang Siwani Wonogiri dalam Kisah Sambernyawa Lawan Kompeni

Menurut Juru Kunci Sendang Siwani, Slamet Riyadi, dahulu Sendang Siwani bernama Belik Lenggong.

Cerita tentang Bandit Jawa dan Praktik Kecu Masa Kolonial di Soloraya

Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, praktik perkecuan atau kecu atau bandit sosial menempati posisi tertinggi tindak kriminalitas di wilayah Vorstenlanden Surakarta atau Soloraya, yang terjadi akibat kesenjangan status sosial yang tinggi, serta pengaruh kebijakan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Kenalkan Ranu Asmoro, Dekorator Pernikahan Langganan Keluarga Jokowi

Dekorasi pernikahan Ketua MK dengan adik Presiden Jokowi dilakukan oleh Ranu Asmoro. Ranu merupakan pria yang menjadi langganan mendekorasi pernikahan keluarga Jokowi.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Pemadaman Listrik di Solo Sekarang

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, pada hari ini, Sabtu, 21 Mei 2022.