Olahraga Pakai Masker Berbahaya? Ini Kata Dokter
Ilustrasi olahraga memakai masker. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Masker yang di-pakai saat ber-olahraga pasti akan membuat Anda kesulitan bernapas. Wajar saja, pertukaran oksigen dengan karbon dioksida bakal terhalang masker.

Lantas, apakah pakai masker saat olahraga berbahaya bagi tubuh? Sejumlah dokter mengatakan pemakaian masker saat berolahraga harus sangat diperhatikan agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan.

Dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (13/6/2020), berikut anjuran dokter agar aman saat olahraga meski pakai masker:

Sepekan Nihil Tambahan Pasien Positif, Kurva Kasus Covid-19 Sukoharjo Turun

Hindari olahraga berat

Spesialis Kedokteran Olahraga sekaligus Direktur Slim&Health Sports Center Jakarta, dr Michael Triangto SpKO mengatakan intensitas olahraga saat pakai masker sebaiknya ringan sampai sedang saja.

Ia memperhitungkan hubungan antara intensitas berolahraga dengan risiko infeksi penyakit menggunakan kurva J yang didapat dari Panduan Hidup Aktif PDSKO (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga). Titik kurva J berjalan dari paling kiri yang menunjukkan kemungkinan seseorang bisa terinfeksi ketika tidak berolahraga.

Lalu kurva J akan berada di titik terendah ketika berjalan ke tengah. Hal ini membutikkan jika Anda berolahraga dalam intensitas ringan sampai sedang kecil kemungkinan menghadapi resiko penyakit.

Diskon 50% untuk Pelanggan PDAM di Karanganyar Dihentikan, Juni Bayar Penuh

Titik paling kanan dari kurva J menunjukkan jika Anda berolahraga dengan intensitas berat, maka kemungkinan risiko penyakit tinggi karena sistem imunitas menurun. Bahkan Anda bisa terpapar Covid-19, cedera ataupun gangguan kesehatan lainnya.

Dikutip dari Detik.com, ada dua tujuan orang berolahraga yaitu performance dan kebugaran. Para atlet biasanya memiliki tujuan performance dalam berolahraga. Mereka melakukan olahraga dengan intensitas berat untuk meningkatkan kondisi fisik.

Hal tersebut ditandai dengan denyut nadi tinggi, pernapasan cepat, dan susah bicara. Olahraga seperti itulah yang harus dihindari ketika pakai masker karena menghambat pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam proses pernapasan.

Guru Besar UNS Solo: Kasus Covid-19 di Soloraya Terkendali, Layak Mulai New Normal

Sedangkan olahraga dengan tujuan kebugaran biasanya dilakukan banyak orang agar tubuh sehat. Sehingga aman dilakukan dengan memakai masker selama tidak mempunyai riwayat penyakit jantung dan pernapasan. Hentikan olahraga jika Anda mulai merasa sesak napas, sakit kepala, dan muncul keluhan lain saat memakai masker.

Rutin ganti masker

Masker yang cocok di-pakai saat ber-olahraga adalah masker kain. Masker tersebut memiliki pori-pori yang mempermudah pertukaran udara sehingga Anda tidak akan kesulitan bernapas.

WHO juga tidak menganjurkan pemakaian masker bedah atau N95 untuk aktivitas sehari-hari. Memakai masker saat berolahraga juga harus dibarengi dengan menjaga jarak dan rajin mencuci tangan agar menghindari paparan Covid-19.

Rela Merantau, Perempuan Wonogiri Ini di-PHK Seusai 3 Bulan Bekerja

Jangan lupa jaga kebersihan masker. Saat berolahraga, keringat yang muncul menyebabkan Anda kesulitan bernapas. Oleh karena itu, berkeringat atau tidak tetap ganti masker setiap empat jam sekali apabila jika di-pakai saat olahraga.

Berolahraga saat badan fit

Dr Michael menganjurkan jangan berolahraga jika kondisi badan tidak sehat. Sebab, imun tubuh yang lemah memicu berbagai gangguan kesehatan.

Ia menyimpulkan ber-olahraga dengan pakai masker aman dilakukan selama Anda dalam keadaan fit. Selain itu, jenis olahraga yang dilakukan haruslah dalam intensitas ringan sampai sedang. Sehingga tidak mempersulit pernapasan dan gangguan kesehatan lainnya bahkan kematian.

4 Hari New Normal di Sragen, Kasus Positif Covid-19 Tambah 6


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho