Olahraga Ketapel Makin Banyak Penggemar, Kompetisi Digelar di Solo
Peserta kompetisi ketapel menyasar titik bidik di SD Mangkuyudan Jl. K.H. Samanhudi Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jateng. (Solopos.com-Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Puma Solo Slingshot Club (PSSC), Minggu (22/11/2020) lalu, menggelar kompetisi ketapel kali kedua di SD Negeri Mangkuyudan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah. Kompetisi ketapel itu tidak bisa dipisahkan dari kenyataan olahraga itu semakin diminati.

Ketua PSSC, Subani Priyo Saputro, menjelaskan kompetisi ketapel Solo itu digelar untuk mewadahi peserta dari wilayah Soloraya. Kompetisi tersebut akan berjalan rutin setiap Minggu Pahing.

Fengsui Tempat Usaha: Ini Tips Warung Sembako Sukses!

“Kami membatasi jumlah peserta 50 untuk menjalankan protokol kesehatan. Banyak yang berminat mendaftar. Ada lebih dari 100 orang,” kata dia.

Dia menjelaskan, para penggemar olahraga ketapel Solo mengikuti latihan rutin PSSC setiap Minggu Sore. PSSC menyediakan tempat dan dua pelatih yang dapat diikuti penggemar ketapel secara gratis.

Baru 2 Klub

“Baru ada dua klub, yaitu PSSC dan JSC [Jajar Slingshot Club].  Daerah lain sifatnya masih individu. Kami  menyarankan untuk membuat klub masing-masing,” paparnya.

Dia menjelaskan, pemula yang berminat mengoleksi ketapel dapat membeli dengan harga Rp50.000 sampai Rp300.000 per unit. Sedangkan ketapel custom Rp450.000 per unit.

Cermati! Zodiak-Zodiak Ini Bisa Jatuh Cinta demi Uang

“Kami menjaga ketapel bukan untuk disalahgunakan. Ini untuk kegiatan olahraga. Setiap latihan kami enggak izinkan anggota untuk membawa pulang gotri [peluru],” paparnya.

Dia menjelaskan, pembentukan asosiasi belum ada progres akibat terbatasnya kegiatan saat pandemi Covid-19. Komunitas fokus mempopulerkan olahraga ketapel kepada masyarakat Solo, hingga ke kompetisi ketapel.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom